Modul Ajar & RPP Qur'an Hadis Kelas IX
Hadis tentang Jujur dalam Muamalah
Modul ajar (RPP) Qur'an Hadis MTs kelas IX materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Hadis tentang Jujur dalam Muamalah yang Anda cari? Materi Qur'an Hadis Kelas IX lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Qur'an Hadis |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Hadis tentang Jujur dalam Muamalah |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep hadis dan beberapa contoh akhlak mulia dalam Islam.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Menginternalisasikan nilai kejujuran dalam setiap transaksi muamalah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Menganalisis dampak positif dan negatif dari perilaku jujur dan tidak jujur dalam konteks muamalah sehari-hari. - kolaborasi — elemen: Bekerja Sama
Berinteraksi secara positif dan konstruktif dengan anggota kelompok untuk menganalisis kasus-kasus muamalah yang memerlukan kejujuran.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 |
| Elemen / Domain | Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis hadis-hadis pilihan tentang akhlak terpuji dan akhlak tercela, serta mengaitkannya dengan implementasi dalam kehidupan sehari-hari dan konteks sosial budaya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hadis Nabi Muhammad ﷺ tentang larangan menipu dalam jual beli adalah contoh nyata materi ini. |
| Konseptual | Jujur dalam muamalah adalah prinsip Islam yang menjamin keadilan dan keberkahan dalam setiap transaksi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi hadis tentang kejujuran dan menerapkannya dalam berbagai skenario muamalah. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya kejujuran bukan hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai fondasi kehidupan sosial yang harmonis. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi hadis-hadis yang relevan tentang jujur dalam muamalah dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kandungan hadis tentang kejujuran dalam muamalah dan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari secara kritis.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai kejujuran hadis dalam simulasi transaksi muamalah dengan benar.
- Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis dampak jujur dan tidak jujur dalam muamalah secara sistematis.
- Melalui refleksi mandiri, peserta didik dapat merumuskan komitmen untuk berperilaku jujur dalam setiap muamalah dengan penuh kesadaran.
Pemahaman bermakna: Kejujuran dalam muamalah adalah pilar utama dalam membangun kepercayaan dan keberkahan, yang mencerminkan integritas seorang Muslim dalam setiap aspek kehidupan ekonominya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kejujuran seringkali menjadi tantangan terbesar dalam transaksi jual beli, padahal kita tahu itu adalah kunci keberkahan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi: Mempelajari konsep muamalah, jual beli, dan dampaknya terhadap perekonomian dan kepercayaan pasar. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Menghayati nilai-nilai kejujuran sebagai bagian dari integritas warga negara yang baik dan bertanggung jawab. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan menceritakan pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan pedagang jujur atau tidak jujur, serta menanamkan nilai kejujuran di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dengan akses ke papan tulis atau proyektor untuk presentasi, serta tersedia area untuk simulasi jual beli. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video kasus, infografis digital, dan sumber hadis online untuk memperkaya pemahaman dan presentasi peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi hadis-hadis yang relevan tentang jujur dalam muamalah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Muamalah: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu transaksi, peserta didik menebak jenis muamalahnya. Contoh: 'Jual beli barang dengan harga yang disepakati.'
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kandungan hadis tentang kejujuran dalam muamalah dan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari secara kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tukar Informasi: Peserta didik saling bertukar informasi tentang hadis kejujuran yang ditemukan di rumah, lalu menceritakan satu hadis paling menarik kepada teman sebelahnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai kejujuran hadis dalam simulasi transaksi muamalah dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Benar atau Salah Muamalah: Guru membacakan pernyataan tentang praktik muamalah, peserta didik mengangkat kartu 'Benar' atau 'Salah' dan menjelaskan alasannya secara singkat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan mengaplikasikan nilai kejujuran hadis dalam berbagai skenario muamalah.
Alat & bahan: Lembar kerja, pena, potongan hadis, spidol, kertas plano, alat tulis
Langkah kerja:
- Amati gambar kasus pedagang yang menipu timbangan ini, lalu diskusikan apa yang salah dari tindakan pedagang tersebut.
- Bacalah potongan hadis tentang kejujuran yang diberikan guru, kemudian diskusikan maknanya dalam kelompok.
- Identifikasi 3 (tiga) praktik tidak jujur yang mungkin terjadi dalam transaksi jual beli sehari-hari dan tuliskan di kolom 'Praktik Tidak Jujur'.
- Tuliskan dalil hadis yang paling sesuai untuk melarang praktik tersebut di kolom 'Dalil Hadis Relevan' dan jelaskan maknanya secara singkat.
- Diskusikan dampak negatif dari praktik tidak jujur tersebut bagi penjual, pembeli, dan masyarakat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang muamalah?
- Menurut Anda, mengapa kejujuran itu penting dalam jual beli?
- Pernahkah Anda mendengar hadis tentang kejujuran? Jika ya, sebutkan satu!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, simulasi, dan presentasi, serta penilaian hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis hadis tentang kejujuran dalam muamalah.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi hadis-hadis yang relevan tentang jujur dalam muamalah. | Pengenalan konsep muamalah dan hadis terkait kejujuran. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis kandungan hadis tentang kejujuran dalam muamalah dan relevansinya. | Analisis mendalam hadis dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Mengaplikasikan nilai-nilai kejujuran hadis dalam simulasi transaksi muamalah. | Simulasi praktik muamalah jujur. | 2 JP | kolaborasi, keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Menyajikan hasil analisis dampak jujur dan tidak jujur dalam muamalah secara sistematis. | Presentasi infografis/poster dampak kejujuran. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari dan mengamalkan hadis tentang kejujuran dalam muamalah sebagai wujud ketaatan tulus kepada Allah dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari dan menganalisis berbagai hadis serta kasus muamalah untuk memperkaya pengetahuan dan pemahaman tentang kejujuran. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membangun lingkungan transaksi yang adil dan transparan, yang menghindarkan dari praktik merugikan sesama dan merusak tatanan sosial. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menumbuhkan empati dan integritas diri dengan berlaku jujur dalam setiap interaksi muamalah, demi kebaikan diri dan orang lain. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan prinsip kejujuran dalam ekonomi lokal untuk menciptakan masyarakat yang berintegritas dan berkontribusi pada kemajuan bangsa. |
Kejujuran adalah pondasi utama dalam setiap interaksi manusia, terutama dalam bidang muamalah atau transaksi ekonomi. Dalam Islam, nilai kejujuran ini sangat ditekankan melalui berbagai hadis Nabi Muhammad ﷺ, yang berfungsi sebagai pedoman bagi umat Muslim untuk meraih keberkahan dan menghindari kerugian, baik di dunia maupun di akhirat.
1. Pengertian Jujur dalam Muamalah
Jujur dalam muamalah (الصدق في المعاملة – as-shidqu fil mu'amalah) berarti berlaku benar, transparan, dan tidak menipu dalam segala bentuk transaksi ekonomi, baik jual beli, sewa-menyewa, utang-piutang, maupun kemitraan. Ini mencakup kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, antara informasi yang disampaikan dengan kondisi barang atau jasa yang sebenarnya. Contohnya, seorang pedagang harus menjelaskan kondisi barang dagangannya apa adanya, termasuk jika ada cacat atau kekurangan.
2. Dalil Hadis tentang Jujur dalam Muamalah
Banyak hadis Nabi Muhammad ﷺ yang menekankan pentingnya kejujuran. Salah satu yang terkenal adalah: 'البيعان بالخيار ما لم يتفرقا، فإن صدقا وبيّنا بورك لهما في بيعهما، وإن كذبا وكتما محقت بركة بيعهما' (Al-bayyi'ani bil khiyar ma lam yatafarraqa, fa in shadaqa wa bayyana burika lahuma fi bai'ihima, wa in kadzaba wa katama muhigat barakatu bai'ihima) yang artinya 'Dua orang yang berjual beli berhak khiyar (memilih untuk melanjutkan atau membatalkan) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan (kondisi barang), maka jual beli mereka akan diberkahi. Namun, jika keduanya berdusta dan menyembunyikan (cacat barang), maka keberkahan jual beli mereka akan dihapus.' (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini jelas menunjukkan pentingnya kejujuran dan transparansi.
3. Larangan Menipu dalam Muamalah
Nabi Muhammad ﷺ sangat melarang praktik penipuan dalam muamalah. Hadis lain menyatakan: 'من غشنا فليس منا' (Man ghassyana falaisa minna) yang artinya 'Barang siapa menipu kami, maka ia bukan golongan kami.' (HR. Muslim). Hadis ini menunjukkan betapa seriusnya dosa menipu dalam Islam. Penipuan bisa berupa mengurangi timbangan, menyembunyikan cacat barang, memalsukan kualitas, atau memberikan informasi palsu untuk keuntungan pribadi. Praktik-praktik ini tidak hanya merugikan orang lain tetapi juga menghilangkan keberkahan dari harta yang diperoleh.
4. Dampak Kejujuran dalam Muamalah
Kejujuran dalam muamalah membawa banyak dampak positif. Secara individu, kejujuran menumbuhkan ketenangan hati, kepercayaan diri, dan keberkahan dalam rezeki. Secara sosial, kejujuran membangun kepercayaan antarindividu, memperkuat tali persaudaraan, dan menciptakan stabilitas ekonomi. Masyarakat yang menjunjung tinggi kejujuran akan memiliki pasar yang sehat, transaksi yang adil, dan terhindar dari konflik akibat praktik curang. Kejujuran juga merupakan manifestasi keimanan yang kuat kepada Allah SWT.
5. Contoh Penerapan Jujur dalam Muamalah
Penerapan kejujuran dalam muamalah dapat dilihat dalam berbagai aspek: seorang penjual yang menjelaskan semua detail produk, termasuk kekurangannya; pembeli yang membayar sesuai harga yang disepakati tanpa menawar secara berlebihan atau menunda pembayaran; pemberi pinjaman yang tidak mengambil riba; atau mitra bisnis yang transparan dalam pembagian keuntungan dan kerugian. Bahkan dalam tawar-menawar, kejujuran dalam menyampaikan kemampuan dan niat sangat dianjurkan. Ini semua bertujuan menciptakan keadilan dan keridaan dari semua pihak yang bertransaksi.
6. Konsekuensi Ketidakjujuran
Sebaliknya, ketidakjujuran dalam muamalah membawa konsekuensi negatif yang serius. Selain dosa di sisi Allah SWT, ketidakjujuran dapat merusak reputasi seseorang, menghilangkan kepercayaan dari pelanggan atau mitra bisnis, dan menyebabkan kerugian finansial jangka panjang. Meskipun mungkin memberikan keuntungan sesaat, harta yang diperoleh dari cara tidak jujur tidak akan berkah dan seringkali berakhir dengan kerugian yang lebih besar. Ketidakjujuran juga dapat memicu perselisihan dan konflik di masyarakat, merusak tatanan sosial dan ekonomi.
Rangkuman: Jujur dalam muamalah adalah prinsip Islam yang fundamental, mengharuskan setiap Muslim berlaku benar dan transparan dalam transaksi ekonomi. Hadis Nabi ﷺ menegaskan bahwa kejujuran membawa keberkahan, sementara penipuan akan menghapus keberkahan dan menjauhkan dari golongan beliau. Menerapkan kejujuran membangun kepercayaan, menciptakan keadilan, dan mendatangkan manfaat dunia akhirat, sedangkan ketidakjujuran hanya akan membawa kerugian dan kehancuran.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Muamalah | Interaksi antarmanusia dalam kehidupan sosial dan ekonomi, termasuk jual beli, sewa, utang-piutang. |
| Khiyar | Hak pilih bagi penjual atau pembeli untuk melanjutkan atau membatalkan transaksi jual beli. |
| Barakah | Keberkahan, kebaikan yang melimpah dan bertambah dalam sesuatu. |
| Hadis | Perkataan, perbuatan, ketetapan, atau sifat Nabi Muhammad ﷺ. |
| Istiqamah | Konsisten dan teguh dalam menjalankan kebenaran. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hadis tentang Jujur dalam Muamalah" mata pelajaran Qur'an Hadis Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Peta Materi Qur'an Hadis Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Hukum Bacaan Ra dan LamModul siap unduh · Word + PDF ber-kopWaqaf dan WashalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKandungan Surah tentang Fenomena AlamModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
Tajwid (Mad Lazim)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopHadis Menjaga dan Melestarikan LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopFenomena Alam dalam Al-Qur'anModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAdab Bermedia Sosial menurut HadisModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Qur'an Hadis kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah pada Qur'an Hadis MTs, Fase D, elemen Hadis.
Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Qur'an Hadis kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Qur'an Hadis materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini gratis?
Ya. Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Qur'an Hadis kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Qur'an Hadis kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hadis tentang Jujur dalam Muamalah dapat Anda sesuaikan dengan murid Qur'an Hadis kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Qur'an Hadis kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hadis tentang Jujur dalam Muamalah untuk Qur'an Hadis kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Qur'an Hadis kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hadis tentang Jujur dalam Muamalah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Qur'an Hadis kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Qur'an Hadis ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.