MTs · Kelas IX · Fase D · Semester 1

Modul Ajar & RPP Qur'an Hadis Kelas IX
Hadis tentang Jujur dalam Muamalah

Modul ajar (RPP) Qur'an Hadis MTs kelas IX materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025.

Sampul modul ajar Qur'an Hadis kelas IX materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Jujur dalam muamalah adalah prinsip Islam yang fundamental, mengharuskan setiap Muslim berlaku benar dan transparan dalam transaksi ekonomi. Hadis Nabi ﷺ menegaskan bahwa kejujuran membawa keberkahan, sementara penipuan akan menghapus keberkahan dan menjauhkan dari golongan beliau. Menerapkan kejujuran membangun kepercayaan, menciptakan keadilan, dan mendatangkan manfaat dunia akhirat, sedangkan ketidakjujuran hanya akan membawa kerugian dan kehancuran.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Hadis tentang Jujur dalam Muamalah
Qur'an Hadis · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Hadis tentang Jujur dalam Muamalah
Qur'an Hadis · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranQur'an Hadis
Fase / KelasD / IX
Materi PokokHadis tentang Jujur dalam Muamalah
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep hadis dan beberapa contoh akhlak mulia dalam Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Menginternalisasikan nilai kejujuran dalam setiap transaksi muamalah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Menganalisis dampak positif dan negatif dari perilaku jujur dan tidak jujur dalam konteks muamalah sehari-hari.
  3. kolaborasi — elemen: Bekerja Sama
    Berinteraksi secara positif dan konstruktif dengan anggota kelompok untuk menganalisis kasus-kasus muamalah yang memerlukan kejujuran.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025
Elemen / DomainHadis
Rumusan CP FasePeserta didik menganalisis hadis-hadis pilihan tentang akhlak terpuji dan akhlak tercela, serta mengaitkannya dengan implementasi dalam kehidupan sehari-hari dan konteks sosial budaya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualHadis Nabi Muhammad ﷺ tentang larangan menipu dalam jual beli adalah contoh nyata materi ini.
KonseptualJujur dalam muamalah adalah prinsip Islam yang menjamin keadilan dan keberkahan dalam setiap transaksi.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi hadis tentang kejujuran dan menerapkannya dalam berbagai skenario muamalah.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya kejujuran bukan hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai fondasi kehidupan sosial yang harmonis.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi hadis-hadis yang relevan tentang jujur dalam muamalah dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kandungan hadis tentang kejujuran dalam muamalah dan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari secara kritis.
  3. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai kejujuran hadis dalam simulasi transaksi muamalah dengan benar.
  4. Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis dampak jujur dan tidak jujur dalam muamalah secara sistematis.
  5. Melalui refleksi mandiri, peserta didik dapat merumuskan komitmen untuk berperilaku jujur dalam setiap muamalah dengan penuh kesadaran.
Halaman 2 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kejujuran dalam muamalah adalah pilar utama dalam membangun kepercayaan dan keberkahan, yang mencerminkan integritas seorang Muslim dalam setiap aspek kehidupan ekonominya.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kejujuran seringkali menjadi tantangan terbesar dalam transaksi jual beli, padahal kita tahu itu adalah kunci keberkahan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: Mempelajari konsep muamalah, jual beli, dan dampaknya terhadap perekonomian dan kepercayaan pasar.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Menghayati nilai-nilai kejujuran sebagai bagian dari integritas warga negara yang baik dan bertanggung jawab.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan menceritakan pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan pedagang jujur atau tidak jujur, serta menanamkan nilai kejujuran di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dengan akses ke papan tulis atau proyektor untuk presentasi, serta tersedia area untuk simulasi jual beli.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video kasus, infografis digital, dan sumber hadis online untuk memperkaya pemahaman dan presentasi peserta didik.
Halaman 3 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi hadis-hadis yang relevan tentang jujur dalam muamalah dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Muamalah: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu transaksi, peserta didik menebak jenis muamalahnya. Contoh: 'Jual beli barang dengan harga yang disepakati.'
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam bertransaksi jual beli, misalnya 'Siapa yang pernah merasa ditipu saat membeli sesuatu?' untuk mengaitkan dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kejujuran seringkali menjadi tantangan terbesar dalam transaksi jual beli, padahal kita tahu itu adalah kunci keberkahan?' untuk menumbuhkan kesadaran tujuan belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah kasus singkat (berita atau video pendek) tentang praktik ketidakjujuran dalam muamalah (misalnya, pedagang yang mencampur barang dagangan) dan meminta peserta didik mengamati dengan cermat.
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat mengenai kasus tersebut, menanyakan 'Apa yang kalian rasakan setelah melihat kasus ini? Mengapa hal ini bisa terjadi?'
  3. Guru membagikan potongan-potongan hadis terkait jujur dalam muamalah (misalnya hadis 'من غشنا فليس منا' – 'Man ghassyana falaisa minna' – Barang siapa menipu kami, maka ia bukan golongan kami) dan meminta peserta didik membaca serta mencoba memahami maknanya secara mandiri.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi beberapa skenario muamalah.
  2. Dalam kelompok, peserta didik diminta untuk mengidentifikasi praktik-praktik yang tidak jujur dalam skenario tersebut dan mencari kaitan dengan potongan hadis yang telah dibaca.
  3. Peserta didik menuliskan hasil identifikasi dan kaitan hadis pada lembar kerja kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi hadis dan analisis singkat mereka di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengoreksi jika ada kesalahan pemahaman hadis atau interpretasi kasus.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya kejujuran dalam muamalah berdasarkan hadis-hadis yang telah dipelajari, serta menegaskan bahwa kejujuran adalah bagian dari iman.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang hadis kejujuran dalam muamalah.
  2. Guru meminta peserta didik menuliskan satu kalimat refleksi tentang 'Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?' dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari hadis lain tentang kejujuran dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kandungan hadis tentang kejujuran dalam muamalah dan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tukar Informasi: Peserta didik saling bertukar informasi tentang hadis kejujuran yang ditemukan di rumah, lalu menceritakan satu hadis paling menarik kepada teman sebelahnya.
  1. Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa, dilanjutkan presensi.
  2. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang identifikasi hadis kejujuran dan menanyakan 'Apakah ada hadis yang menarik perhatian kalian dari tugas kemarin?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: menganalisis kandungan hadis dan relevansinya, agar peserta didik sadar arah belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah infografis atau tabel perbandingan antara ciri-ciri pedagang jujur dan tidak jujur, lalu meminta peserta didik mengamati perbedaannya.
  2. Guru membagikan beberapa hadis lengkap tentang jujur dalam muamalah (misalnya, hadis tentang 'البيعان بالخيار ما لم يتفرقا' – 'Al-bayyi'ani bil khiyar ma lam yatafarraqa' – Dua orang yang berjual beli berhak khiyar selama belum berpisah), beserta terjemahan dan sedikit penjelasan konteksnya.
  3. Peserta didik membaca dan mencoba memahami makna hadis-hadis tersebut secara mendalam, mencatat kata kunci atau frasa penting.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok kecil dan membagikan LKPD 2 yang berisi pertanyaan-pertanyaan analisis mendalam tentang kandungan hadis.
  2. Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan makna setiap hadis, pesan moral yang terkandung, dan bagaimana hadis tersebut relevan dengan berbagai situasi muamalah modern (misalnya jual beli online, tawar-menawar harga, deskripsi produk).
  3. Peserta didik mencatat hasil analisis dan contoh relevansinya dalam kehidupan sehari-hari pada LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis kandungan hadis dan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengklarifikasi jika ada perbedaan interpretasi, serta mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang implementasi hadis.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa kejujuran dalam muamalah bukan hanya tentang 'tidak menipu', tetapi juga tentang transparansi, kejelasan, dan memenuhi hak-hak pihak lain.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan esensi kandungan hadis tentang kejujuran dalam muamalah dan pentingnya relevansinya.
  2. Guru meminta peserta didik menuliskan satu contoh konkret bagaimana mereka akan menerapkan kejujuran dalam muamalah di masa depan dan memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari berita atau artikel tentang praktik muamalah yang jujur dan tidak jujur, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai kejujuran hadis dalam simulasi transaksi muamalah dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Benar atau Salah Muamalah: Guru membacakan pernyataan tentang praktik muamalah, peserta didik mengangkat kartu 'Benar' atau 'Salah' dan menjelaskan alasannya secara singkat.
  1. Guru mengucapkan salam, berdoa, dan presensi.
  2. Guru menanyakan hasil tugas mencari berita tentang muamalah jujur/tidak jujur, 'Siapa yang menemukan kasus menarik dari tugas kemarin?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengaplikasikan nilai kejujuran hadis dalam simulasi transaksi, agar peserta didik siap untuk praktik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa studi kasus singkat tentang dilema etika dalam muamalah (misalnya, penjual menemukan cacat pada barang setelah disepakati harga, pembeli ingin mengembalikan barang tanpa alasan jelas) dan meminta peserta didik merenungkan solusi yang adil.
  2. Guru mengingatkan kembali hadis-hadis kunci tentang kejujuran yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  3. Peserta didik secara individu menuliskan ide-ide awal tentang bagaimana mereka akan bertindak jika menghadapi dilema tersebut, dengan merujuk pada prinsip kejujuran.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil dan membagikan LKPD 3 yang berisi skenario simulasi transaksi muamalah (misalnya, jual beli online, tawar-menawar di pasar, sewa-menyewa).
  2. Setiap kelompok memilih satu skenario dan merancang dialog serta tindakan yang mencerminkan nilai-nilai kejujuran berdasarkan hadis, memerankan peran penjual dan pembeli.
  3. Kelompok berlatih simulasi transaksi muamalah mereka, memastikan setiap dialog dan tindakan sesuai dengan prinsip kejujuran yang telah dipelajari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok menampilkan simulasi transaksi muamalah mereka di depan kelas.
  2. Setelah setiap simulasi, kelompok lain dan guru memberikan umpan balik tentang bagaimana kejujuran diterapkan, apa yang sudah baik, dan apa yang bisa diperbaiki.
  3. Guru menguatkan bahwa penerapan kejujuran memerlukan pemahaman mendalam tentang hadis dan keberanian untuk bertindak sesuai syariat, meskipun ada tekanan atau godaan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya praktik kejujuran dalam setiap transaksi muamalah sebagai bentuk ibadah.
  2. Guru meminta peserta didik menuliskan satu kalimat komitmen untuk selalu jujur dalam muamalah dan memberikan apresiasi atas kreativitas dan keberanian mereka dalam simulasi.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencatat pengalaman pribadi atau orang terdekat yang menunjukkan kejujuran dalam muamalah, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Ayo Jujur dalam Muamalah!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan mengaplikasikan nilai kejujuran hadis dalam berbagai skenario muamalah.

Alat & bahan: Lembar kerja, pena, potongan hadis, spidol, kertas plano, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati gambar kasus pedagang yang menipu timbangan ini, lalu diskusikan apa yang salah dari tindakan pedagang tersebut.
  2. Bacalah potongan hadis tentang kejujuran yang diberikan guru, kemudian diskusikan maknanya dalam kelompok.
  3. Identifikasi 3 (tiga) praktik tidak jujur yang mungkin terjadi dalam transaksi jual beli sehari-hari dan tuliskan di kolom 'Praktik Tidak Jujur'.
  4. Tuliskan dalil hadis yang paling sesuai untuk melarang praktik tersebut di kolom 'Dalil Hadis Relevan' dan jelaskan maknanya secara singkat.
  5. Diskusikan dampak negatif dari praktik tidak jujur tersebut bagi penjual, pembeli, dan masyarakat.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang muamalah?
  2. Menurut Anda, mengapa kejujuran itu penting dalam jual beli?
  3. Pernahkah Anda mendengar hadis tentang kejujuran? Jika ya, sebutkan satu!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, simulasi, dan presentasi, serta penilaian hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis hadis tentang kejujuran dalam muamalah.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi hadis-hadis yang relevan tentang jujur dalam muamalah.Pengenalan konsep muamalah dan hadis terkait kejujuran.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Menganalisis kandungan hadis tentang kejujuran dalam muamalah dan relevansinya.Analisis mendalam hadis dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Mengaplikasikan nilai-nilai kejujuran hadis dalam simulasi transaksi muamalah.Simulasi praktik muamalah jujur.2 JPkolaborasi, keimanan dan ketakwaan
4Menyajikan hasil analisis dampak jujur dan tidak jujur dalam muamalah secara sistematis.Presentasi infografis/poster dampak kejujuran.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari dan mengamalkan hadis tentang kejujuran dalam muamalah sebagai wujud ketaatan tulus kepada Allah dan Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuMencari dan menganalisis berbagai hadis serta kasus muamalah untuk memperkaya pengetahuan dan pemahaman tentang kejujuran.
3. Cinta LingkunganMembangun lingkungan transaksi yang adil dan transparan, yang menghindarkan dari praktik merugikan sesama dan merusak tatanan sosial.
4. Cinta Diri dan SesamaMenumbuhkan empati dan integritas diri dengan berlaku jujur dalam setiap interaksi muamalah, demi kebaikan diri dan orang lain.
5. Cinta Tanah AirMenerapkan prinsip kejujuran dalam ekonomi lokal untuk menciptakan masyarakat yang berintegritas dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.
Halaman 9 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kejujuran adalah pondasi utama dalam setiap interaksi manusia, terutama dalam bidang muamalah atau transaksi ekonomi. Dalam Islam, nilai kejujuran ini sangat ditekankan melalui berbagai hadis Nabi Muhammad ﷺ, yang berfungsi sebagai pedoman bagi umat Muslim untuk meraih keberkahan dan menghindari kerugian, baik di dunia maupun di akhirat.

1. Pengertian Jujur dalam Muamalah
Jujur dalam muamalah (الصدق في المعاملة – as-shidqu fil mu'amalah) berarti berlaku benar, transparan, dan tidak menipu dalam segala bentuk transaksi ekonomi, baik jual beli, sewa-menyewa, utang-piutang, maupun kemitraan. Ini mencakup kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, antara informasi yang disampaikan dengan kondisi barang atau jasa yang sebenarnya. Contohnya, seorang pedagang harus menjelaskan kondisi barang dagangannya apa adanya, termasuk jika ada cacat atau kekurangan.

2. Dalil Hadis tentang Jujur dalam Muamalah
Banyak hadis Nabi Muhammad ﷺ yang menekankan pentingnya kejujuran. Salah satu yang terkenal adalah: 'البيعان بالخيار ما لم يتفرقا، فإن صدقا وبيّنا بورك لهما في بيعهما، وإن كذبا وكتما محقت بركة بيعهما' (Al-bayyi'ani bil khiyar ma lam yatafarraqa, fa in shadaqa wa bayyana burika lahuma fi bai'ihima, wa in kadzaba wa katama muhigat barakatu bai'ihima) yang artinya 'Dua orang yang berjual beli berhak khiyar (memilih untuk melanjutkan atau membatalkan) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan (kondisi barang), maka jual beli mereka akan diberkahi. Namun, jika keduanya berdusta dan menyembunyikan (cacat barang), maka keberkahan jual beli mereka akan dihapus.' (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini jelas menunjukkan pentingnya kejujuran dan transparansi.

3. Larangan Menipu dalam Muamalah
Nabi Muhammad ﷺ sangat melarang praktik penipuan dalam muamalah. Hadis lain menyatakan: 'من غشنا فليس منا' (Man ghassyana falaisa minna) yang artinya 'Barang siapa menipu kami, maka ia bukan golongan kami.' (HR. Muslim). Hadis ini menunjukkan betapa seriusnya dosa menipu dalam Islam. Penipuan bisa berupa mengurangi timbangan, menyembunyikan cacat barang, memalsukan kualitas, atau memberikan informasi palsu untuk keuntungan pribadi. Praktik-praktik ini tidak hanya merugikan orang lain tetapi juga menghilangkan keberkahan dari harta yang diperoleh.

4. Dampak Kejujuran dalam Muamalah
Kejujuran dalam muamalah membawa banyak dampak positif. Secara individu, kejujuran menumbuhkan ketenangan hati, kepercayaan diri, dan keberkahan dalam rezeki. Secara sosial, kejujuran membangun kepercayaan antarindividu, memperkuat tali persaudaraan, dan menciptakan stabilitas ekonomi. Masyarakat yang menjunjung tinggi kejujuran akan memiliki pasar yang sehat, transaksi yang adil, dan terhindar dari konflik akibat praktik curang. Kejujuran juga merupakan manifestasi keimanan yang kuat kepada Allah SWT.

5. Contoh Penerapan Jujur dalam Muamalah
Penerapan kejujuran dalam muamalah dapat dilihat dalam berbagai aspek: seorang penjual yang menjelaskan semua detail produk, termasuk kekurangannya; pembeli yang membayar sesuai harga yang disepakati tanpa menawar secara berlebihan atau menunda pembayaran; pemberi pinjaman yang tidak mengambil riba; atau mitra bisnis yang transparan dalam pembagian keuntungan dan kerugian. Bahkan dalam tawar-menawar, kejujuran dalam menyampaikan kemampuan dan niat sangat dianjurkan. Ini semua bertujuan menciptakan keadilan dan keridaan dari semua pihak yang bertransaksi.

6. Konsekuensi Ketidakjujuran
Sebaliknya, ketidakjujuran dalam muamalah membawa konsekuensi negatif yang serius. Selain dosa di sisi Allah SWT, ketidakjujuran dapat merusak reputasi seseorang, menghilangkan kepercayaan dari pelanggan atau mitra bisnis, dan menyebabkan kerugian finansial jangka panjang. Meskipun mungkin memberikan keuntungan sesaat, harta yang diperoleh dari cara tidak jujur tidak akan berkah dan seringkali berakhir dengan kerugian yang lebih besar. Ketidakjujuran juga dapat memicu perselisihan dan konflik di masyarakat, merusak tatanan sosial dan ekonomi.

Rangkuman: Jujur dalam muamalah adalah prinsip Islam yang fundamental, mengharuskan setiap Muslim berlaku benar dan transparan dalam transaksi ekonomi. Hadis Nabi ﷺ menegaskan bahwa kejujuran membawa keberkahan, sementara penipuan akan menghapus keberkahan dan menjauhkan dari golongan beliau. Menerapkan kejujuran membangun kepercayaan, menciptakan keadilan, dan mendatangkan manfaat dunia akhirat, sedangkan ketidakjujuran hanya akan membawa kerugian dan kehancuran.

Halaman 10 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
MuamalahInteraksi antarmanusia dalam kehidupan sosial dan ekonomi, termasuk jual beli, sewa, utang-piutang.
KhiyarHak pilih bagi penjual atau pembeli untuk melanjutkan atau membatalkan transaksi jual beli.
BarakahKeberkahan, kebaikan yang melimpah dan bertambah dalam sesuatu.
HadisPerkataan, perbuatan, ketetapan, atau sifat Nabi Muhammad ﷺ.
IstiqamahKonsisten dan teguh dalam menjalankan kebenaran.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Qur'an Hadis · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Hadis tentang Jujur dalam Muamalah" mata pelajaran Qur'an Hadis Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Hadis tentang Jujur dalam Muamalah — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas IXPeta Konsep
Hadis tentang Jujur dalam MuamalahPengertian Jujur dalam MuamalahDalil Hadis tentang Jujur dalam MuamalahLarangan Menipu dalam MuamalahDampak Kejujuran dalam MuamalahContoh Penerapan Jujur dalam Muamalah
Dari sub-bab Hadis tentang Jujur dalam MuamalahHalaman 13
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaQur'an Hadis · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Hukum Bacaan Ra dan Lam1Waqaf dan Washal1Kandungan Surah tentang Fenomena Alam1Hadis tentang Jujur dalam Muamalah1Hadis tentang Toleransi…+4 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDHukum Bacaan Ra dan LamWaqaf dan WashalKandungan Surah tentang Fenomena AlamHadis tentang Jujur dalam Muamalah
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Qur'an Hadis kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah pada Qur'an Hadis MTs, Fase D, elemen Hadis.

Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Qur'an Hadis kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Qur'an Hadis materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini gratis?

Ya. Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Qur'an Hadis kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Qur'an Hadis kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hadis tentang Jujur dalam Muamalah dapat Anda sesuaikan dengan murid Qur'an Hadis kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Qur'an Hadis kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hadis tentang Jujur dalam Muamalah untuk Qur'an Hadis kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Hadis tentang Jujur dalam Muamalah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Qur'an Hadis kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hadis tentang Jujur dalam Muamalah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Qur'an Hadis kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Qur'an Hadis ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Hadis tentang Jujur dalam Muamalah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Qur'an Hadis MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.