MTsKelas IXFase D

Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas IX
Seni Lukis

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Seni lukis adalah ekspresi visual yang kaya akan unsur dan prinsip seni rupa. Berbagai aliran dan teknik melukis menawarkan cara berbeda untuk menyampaikan pesan dan emosi. Proses berkarya melibatkan ide, sketsa, pewarnaan, dan detail. Memahami seni lukis membantu kita mengapresiasi keindahan dan keragaman budaya, serta menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan ekspresi diri yang mendalam.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Seni Lukis
Seni Budaya · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Seni Lukis
Seni Budaya · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasD / IX
Materi PokokSeni Lukis
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal berbagai jenis karya seni rupa dan pernah menggambar atau membuat sketsa sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Bernegara
    Peserta didik dapat menghargai keberagaman seni lukis sebagai wujud kekayaan budaya dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik mampu mengembangkan ide-ide baru dalam menciptakan karya seni lukis dengan keunikan dan ciri khasnya.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik berinteraksi dan bekerja sama dalam kelompok untuk menghasilkan sebuah karya seni lukis yang inovatif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSeni Rupa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar, fungsi, dan teknik berkarya seni rupa, serta mampu menciptakan karya seni rupa dua dan tiga dimensi dengan berbagai media, teknik, dan gaya berdasarkan eksplorasi gagasan dan nilai-nilai budaya lokal.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSeni lukis adalah cabang seni rupa yang mewujudkan pengalaman estetis melalui bidang dua dimensi dengan media dan teknik tertentu.
KonseptualKonsep inti seni lukis meliputi unsur-unsur visual, prinsip-prinsip komposisi, gaya, aliran, dan teknik melukis.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah merencanakan, membuat sketsa, mewarnai, dan menyelesaikan lukisan dengan teknik yang berbeda.
MetakognitifKesadaran akan proses kreatif, pilihan artistik, dan dampak karya seni lukis terhadap diri dan lingkungan akan ditumbuhkan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenghargai keindahan ciptaan Allah SWT dalam seni lukis sebagai bentuk rasa syukur dan kekaguman.
2. Cinta IlmuAntusias mencari pengetahuan baru tentang berbagai aliran dan teknik seni lukis untuk memperkaya wawasan dan keterampilan.
3. Cinta LingkunganMenggunakan bahan melukis secara bijak dan membersihkan alat setelah selesai berkarya untuk menjaga kelestarian lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaSaling menghargai perbedaan gaya dan interpretasi dalam karya seni lukis teman, serta memberikan umpan balik yang membangun.
5. Cinta Tanah AirMengangkat tema-tema lokal dan budaya Indonesia dalam karya lukis untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati berbagai contoh lukisan, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa dalam lukisan dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan berbagai aliran seni lukis dan karakteristiknya dengan benar.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang sketsa lukisan dengan tema tertentu secara kreatif.
  4. Melalui praktik melukis, peserta didik dapat menerapkan teknik pewarnaan dasar pada sketsa lukisan dengan rapi.
  5. Setelah menyelesaikan karya, peserta didik dapat mempresentasikan hasil lukisan kelompoknya dengan percaya diri.
  6. Melalui kegiatan refleksi, peserta didik dapat menganalisis kelebihan dan kekurangan lukisan yang dibuatnya secara objektif.
Halaman 2 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Seni lukis bukan hanya tentang keindahan visual, tetapi juga sarana ekspresi diri, komunikasi gagasan, dan refleksi nilai-nilai budaya yang mendalam.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah goresan warna di atas kanvas dapat menyampaikan cerita, emosi, atau bahkan pesan moral yang mendalam?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik mengembangkan kemampuan mendeskripsikan karya seni dan menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis.
Sejarah Kebudayaan Islam: Peserta didik dapat mengidentifikasi pengaruh kebudayaan Islam dalam perkembangan seni lukis di berbagai daerah.
Ilmu Pengetahuan Alam: Peserta didik memahami konsep warna, cahaya, dan perspektif dalam lukisan yang terkait dengan prinsip fisika.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak untuk berbagi pengalaman atau menjadi narasumber tentang seni lukis lokal.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata menjadi studio mini yang nyaman dan inspiratif, dengan pencahayaan yang cukup dan area untuk memajang karya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan gawai dan internet untuk mencari referensi gambar, teknik melukis, dan informasi tentang aliran seni lukis.
Halaman 3 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati berbagai contoh lukisan, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa dalam lukisan dengan tepat. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan berbagai aliran seni lukis dan karakteristiknya dengan benar. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang sketsa lukisan dengan tema tertentu secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Judul Lukisan: Guru menampilkan beberapa gambar lukisan terkenal, peserta didik menebak judul atau nama pelukisnya dengan cepat dan bersemangat.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan beberapa gambar lukisan dari berbagai gaya dan menanyakan kesan peserta didik tentang lukisan tersebut, mengaitkan dengan pengalaman mereka melihat karya seni.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah goresan warna di atas kanvas dapat menyampaikan cerita, emosi, atau bahkan pesan moral yang mendalam?' agar peserta didik sadar akan tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru membuka diskusi dengan pertanyaan 'Apa yang membuat sebuah lukisan itu indah dan bermakna?' untuk memicu pemikiran kritis tentang seni lukis.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang unsur-unsur seni rupa (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang) dan prinsip komposisi (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan) dalam lukisan.
  3. Peserta didik mengamati gambar-gambar lukisan yang ditampilkan di LKPD 1 dan mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa yang dominan pada setiap lukisan.
  4. Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan hasil pengamatan mereka dan mencatat temuan pada tabel di LKPD 1.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan konsep proyek melukis 'Ekspresi Diri dan Lingkungan' dan meminta peserta didik untuk mulai memikirkan tema yang ingin diangkat.
  2. Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang).
  3. Setiap kelompok menerima kartu berisi nama aliran seni lukis (misalnya, Realisme, Impresionisme, Ekspresionisme) dan diminta mencari informasi tentang karakteristik aliran tersebut menggunakan buku teks atau gawai.
  4. Setiap kelompok berdiskusi untuk memilih satu aliran seni lukis yang paling menarik bagi mereka dan mulai merancang konsep sketsa lukisan yang sesuai dengan aliran tersebut, mencatat ide pada lembar kerja.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan ide awal dan konsep sketsa lukisan mereka, menjelaskan pilihan tema dan aliran yang akan digunakan.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, berfokus pada kejelasan konsep dan potensi pengembangan ide.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya eksplorasi ide dan kreativitas dalam seni lukis, serta mengingatkan untuk membawa alat dan bahan melukis untuk pertemuan berikutnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang unsur seni lukis dan aliran-aliran seni lukis.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri untuk pertemuan berikutnya agar suasana tetap menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk membawa alat dan bahan melukis (pensil, penghapus, buku gambar/kanvas kecil, cat air/akrilik, kuas) dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang sketsa lukisan dengan tema tertentu secara kreatif. Melalui praktik melukis, peserta didik dapat menerapkan teknik pewarnaan dasar pada sketsa lukisan dengan rapi.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Gambar Berantai: Setiap peserta didik menggambar satu elemen kecil di kertas, lalu menyerahkan ke teman di sebelahnya untuk melanjutkan, hingga menjadi satu kesatuan gambar yang unik.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kesiapan peserta didik untuk melanjutkan proyek melukis dan mengulas kembali konsep proyek yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu melanjutkan perancangan sketsa dan memulai proses melukis, agar peserta didik sadar akan tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk menyusun jadwal pengerjaan proyek melukis, termasuk pembagian tugas dan target waktu untuk setiap tahapan (sketsa, pewarnaan, detail).
  2. Guru memberikan contoh dan demonstrasi singkat tentang teknik membuat sketsa yang baik dan teknik pewarnaan dasar (misalnya, gradasi warna, pencampuran warna) menggunakan cat air atau akrilik.
  3. Peserta didik dalam kelompoknya mengamati contoh sketsa dan teknik pewarnaan yang ditunjukkan guru, serta bertanya jika ada hal yang belum jelas.
  4. Peserta didik mulai membuat sketsa lukisan di buku gambar atau kanvas kecil sesuai dengan konsep dan tema yang telah disepakati kelompok.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan kepada setiap kelompok dalam proses pembuatan sketsa dan pewarnaan.
  2. Peserta didik melanjutkan proses melukis dengan menerapkan teknik pewarnaan dasar yang telah dipelajari, bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai hasil yang maksimal.
  3. Setiap kelompok berdiskusi tentang pilihan warna dan komposisi yang akan digunakan, memastikan keselarasan dengan aliran seni yang dipilih.
  4. Peserta didik saling memberikan masukan dan bantuan dalam kelompok untuk mengatasi kesulitan yang mungkin timbul selama proses melukis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok melakukan tinjauan singkat terhadap kemajuan proyek lukisan mereka, mengidentifikasi bagian yang sudah selesai dan tantangan yang dihadapi.
  2. Guru memberikan umpan balik individual kepada setiap kelompok, menyoroti aspek yang perlu ditingkatkan dalam teknik pewarnaan atau detail lukisan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketekunan dan kesabaran dalam berkarya seni, serta memotivasi peserta didik untuk terus berkreasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum kemajuan proyek melukis dan rencana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas peserta didik, mendorong mereka untuk tetap semangat menyelesaikan karya mereka agar suasana tetap menggembirakan.
  3. Guru mengingatkan untuk melanjutkan penyelesaian lukisan di rumah jika diperlukan dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Unsur dan Aliran Lukisan
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Untuk mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa dalam lukisan dan memahami karakteristik berbagai aliran seni lukis.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Seni lukis adalah salah satu bentuk ekspresi manusia yang paling tua dan universal. Melalui goresan warna dan bentuk, seniman mampu menyampaikan ide, emosi, dan pandangan dunianya.

Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, penghapus, gawai (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati yang menampilkan beberapa lukisan dari berbagai aliran seni.
  2. Identifikasi unsur-unsur seni rupa (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang) yang menonjol pada setiap lukisan dan catat di tabel.
  3. Diskusikan dalam kelompok mengenai kesan dan pesan yang kamu tangkap dari setiap lukisan berdasarkan unsur-unsur yang kamu identifikasi.
  4. Pilih dua lukisan yang paling menarik perhatianmu, lalu cari informasi tentang aliran seni lukis dari kedua lukisan tersebut menggunakan buku teks atau gawai.
  5. Tuliskan karakteristik utama dari aliran seni lukis yang kamu temukan pada kolom yang tersedia di tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Pernahkah kamu melihat sebuah lukisan? Lukisan apa yang paling kamu ingat?
  2. Apa saja warna dasar yang kamu ketahui?
  3. Menurutmu, apa yang membuat sebuah lukisan terlihat indah?
  4. Bagaimana perasaanmu saat melihat sebuah karya seni?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi kelompok dalam diskusi dan praktik melukis, serta penilaian produk sketsa dan lukisan.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil lukisan akhir berdasarkan rubrik dan presentasi kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa dalam lukisan dengan tepat.Unsur-unsur Seni Rupa2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan berbagai aliran seni lukis dan karakteristiknya dengan benar.Aliran Seni Lukis2 JPkomunikasi
3Merancang sketsa lukisan dengan tema tertentu secara kreatif dan menerapkan teknik pewarnaan dasar.Perancangan dan Teknik Melukis2 JPkreativitas
Halaman 8 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Seni lukis adalah salah satu bentuk ekspresi manusia yang paling tua dan universal. Melalui goresan warna dan bentuk, seniman mampu menyampaikan ide, emosi, dan pandangan dunianya. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi dunia seni lukis, dari mengenal unsur-unsurnya hingga menciptakan karyamu sendiri.

1. Pengertian dan Fungsi Seni Lukis
Seni lukis adalah cabang seni rupa yang berfokus pada kegiatan melukis di atas permukaan dua dimensi seperti kanvas, kertas, atau dinding. Fungsi seni lukis sangat beragam, mulai dari ekspresi pribadi, media komunikasi, dekorasi, hingga sarana kritik sosial. Lukisan dapat menjadi cerminan budaya suatu masyarakat dan menyimpan nilai-nilai sejarah yang berharga. Contohnya, lukisan gua prasejarah yang menggambarkan kehidupan awal manusia.

2. Unsur-Unsur Seni Rupa dalam Lukisan
Unsur-unsur seni rupa adalah komponen dasar pembentuk sebuah lukisan. Ini meliputi titik, garis (garis lurus, lengkung, patah), bidang (dua dimensi), bentuk (tiga dimensi), warna (primer, sekunder, tersier, hangat, dingin), tekstur (nyata, semu), dan ruang (perspektif, ilusi kedalaman). Pemahaman terhadap unsur-unsur ini penting untuk dapat menganalisis dan menciptakan karya lukis yang harmonis. Misalnya, penggunaan garis tebal untuk kesan kuat atau warna cerah untuk kesan ceria.

3. Prinsip-Prinsip Komposisi dalam Lukisan
Prinsip komposisi adalah cara penataan unsur-unsur seni rupa agar menghasilkan kesatuan yang indah dan seimbang. Prinsip ini meliputi kesatuan (semua elemen saling mendukung), keseimbangan (visual yang seimbang), irama (pengulangan atau variasi unsur), penekanan (fokus utama), proporsi (perbandingan ukuran yang harmonis), dan keselarasan (kesesuaian antarunsur). Penguasaan prinsip ini akan membuat lukisanmu terlihat lebih profesional dan menarik perhatian. Misalnya, menempatkan objek utama sedikit di luar tengah untuk keseimbangan yang dinamis.

4. Aliran-Aliran Seni Lukis
Seni lukis memiliki berbagai aliran yang mencerminkan gaya dan pandangan seniman pada masanya. Beberapa aliran populer antara lain Realisme (melukis objek sesuai kenyataan), Impresionisme (menangkap kesan cahaya dan warna sesaat), Ekspresionisme (mengungkapkan emosi seniman), Kubisme (objek dipecah menjadi bentuk geometris), Surealisme (menggambarkan alam bawah sadar), dan Abstrak (tidak menggambarkan objek nyata). Setiap aliran memiliki ciri khas dan teknik yang berbeda, memberikan kekayaan dalam dunia seni lukis.

5. Teknik dan Media Melukis
Berbagai teknik melukis dapat digunakan, seperti aquarel (cat air transparan), plakat (cat tebal dan menutup), pointilis (titik-titik), dussel (gosok), dan tempera (campuran pigmen dengan kuning telur). Media melukis juga beragam, mulai dari cat air, cat minyak, cat akrilik, pastel, hingga pensil warna. Pemilihan teknik dan media akan sangat memengaruhi hasil akhir lukisan. Misalnya, cat air cocok untuk efek transparan, sedangkan cat minyak untuk detail dan tekstur yang kaya.

6. Proses Berkarya Seni Lukis
Proses berkarya seni lukis umumnya dimulai dari ide atau gagasan, dilanjutkan dengan membuat sketsa awal untuk menentukan komposisi, kemudian pewarnaan dasar, penambahan detail, hingga sentuhan akhir. Penting untuk bereksplorasi dengan berbagai media dan teknik untuk menemukan gaya pribadimu. Jangan takut mencoba hal baru dan berani mengekspresikan diri melalui karyamu. Setiap langkah dalam proses ini adalah bagian dari perjalanan kreatif yang unik.

Rangkuman: Seni lukis adalah ekspresi visual yang kaya akan unsur dan prinsip seni rupa. Berbagai aliran dan teknik melukis menawarkan cara berbeda untuk menyampaikan pesan dan emosi. Proses berkarya melibatkan ide, sketsa, pewarnaan, dan detail. Memahami seni lukis membantu kita mengapresiasi keindahan dan keragaman budaya, serta menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan ekspresi diri yang mendalam.

Halaman 9 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AquarelTeknik melukis dengan cat air transparan
PlakatTeknik melukis dengan cat tebal dan menutup
KomposisiPenataan unsur-unsur seni rupa agar harmonis
ImpresionismeAliran seni lukis yang menangkap kesan cahaya dan warna sesaat
EkspresionismeAliran seni lukis yang mengungkapkan emosi seniman
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Seni Lukis" mata pelajaran Seni Budaya Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Seni Lukis — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Seni Lukis ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXPeta Konsep
Seni LukisPengertian dan Fungsi Seni LukisUnsur-Unsur Seni Rupa dalam LukisanPrinsip-Prinsip Komposisi dalam LukisanAliran-Aliran Seni LukisTeknik dan Media Melukis
Dari sub-bab Seni LukisHalaman 12
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Seni Lukis yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Seni Lukis pada Seni Budaya MTs, Fase D, elemen Seni Rupa.

Modul Seni Lukis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Seni Lukis untuk Seni Budaya kelas IX.

Apakah modul ajar Seni Budaya materi Seni Lukis ini gratis?

Ya. Modul Seni Lukis untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Seni Lukis ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Seni Lukis ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Seni Lukis dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Seni Budaya kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Seni Lukis ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Seni Lukis tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Seni Lukis untuk Seni Budaya kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Seni Lukis ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Seni Lukis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Seni Budaya ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Seni Lukis yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Seni Budaya MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.