Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas IX
Seni Patung
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Seni Patung |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis karya seni rupa tiga dimensi dan beberapa teknik dasar pembuatannya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Berkarya |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase D, peserta didik mampu menciptakan karya seni rupa dua dan tiga dimensi yang orisinal, inovatif, dan relevan dengan konteks budaya lokal maupun global, serta mampu mengekspresikan gagasan dan perasaannya melalui berbagai teknik dan media. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Seni patung adalah cabang seni rupa yang menghasilkan karya tiga dimensi melalui berbagai media seperti batu, kayu, logam, atau tanah liat. |
| Konseptual | Konsep inti seni patung meliputi bentuk, volume, tekstur, ruang, dan ekspresi yang diwujudkan melalui teknik pahat, ukir, cetak, atau konstruksi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah merancang, memilih bahan, menerapkan teknik dasar, dan menyelesaikan karya seni patung sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pilihan bahan dan teknik memengaruhi ekspresi dan makna dalam karya patung, serta mengembangkan kemampuan memecahkan masalah artistik. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengekspresikan rasa syukur atas keindahan ciptaan-Nya melalui karya patung, serta menghargai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam seni tradisional. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari tahu berbagai teknik dan sejarah seni patung, serta berupaya menciptakan karya yang inovatif dan orisinal sesuai dengan pengetahuan yang diperoleh. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendesain patung dengan tema lingkungan yang menginspirasi kepedulian terhadap alam, serta menggunakan bahan yang ramah lingkungan atau daur ulang. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berkolaborasi dengan teman dalam menciptakan patung, saling menghargai ide dan keterampilan masing-masing, serta menyampaikan pesan positif melalui karya. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal Indonesia dalam rancangan patung, serta melestarikan seni patung sebagai bagian dari identitas bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati berbagai contoh seni patung, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis dan fungsi seni patung dengan tepat.
- Melalui demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat menerapkan salah satu teknik dasar pembuatan patung sederhana dari bahan lunak dengan benar.
- Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat merancang sebuah konsep patung yang relevan dengan nilai-nilai lokal atau isu sosial dengan runtut.
- Setelah menyelesaikan proyek pembuatan patung, peserta didik dapat mempresentasikan karya patungnya dan menjelaskan proses pembuatannya dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Seni patung bukan hanya tentang membuat bentuk, tetapi juga tentang menyampaikan pesan, mengekspresikan perasaan, dan menghargai keindahan melalui interaksi antara material, bentuk, dan ruang.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah bongkahan kayu atau tanah liat dapat 'bercerita' dan menginspirasi kita?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Mengaitkan nilai-nilai estetika dan etika dalam berkarya seni dengan ajaran Islam, serta menghargai ciptaan Allah SWT. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan penulisan deskripsi karya seni dengan bahasa yang baik dan benar. Ilmu Pengetahuan Sosial: Mempelajari patung-patung bersejarah sebagai bagian dari warisan budaya dan identitas suatu daerah atau bangsa. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak mengunjungi pameran mini karya patung peserta didik di madrasah, memberikan apresiasi dan masukan konstruktif. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan madrasah yang bersih dan memiliki area terbuka dapat digunakan sebagai tempat praktik pembuatan patung, serta galeri mini untuk memamerkan karya. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat memanfaatkan platform digital seperti YouTube untuk mencari referensi teknik pembuatan patung atau aplikasi desain sederhana untuk membuat sketsa awal patung. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati berbagai contoh seni patung, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis dan fungsi seni patung dengan tepat. Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat merancang sebuah konsep patung yang relevan dengan nilai-nilai lokal atau isu sosial dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat menerapkan salah satu teknik dasar pembuatan patung sederhana dari bahan lunak dengan benar. Setelah menyelesaikan proyek pembuatan patung, peserta didik dapat mempresentasikan karya patungnya dan menjelaskan proses pembuatannya dengan percaya diri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Melalui LKPD ini, kamu akan merancang sebuah konsep patung yang memiliki makna dan pesan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Seni patung adalah salah satu bentuk ekspresi seni rupa tiga dimensi yang telah ada sejak zaman purba. Karya patung memiliki keunikan karena dapat dinikmati dari berbagai sudut pandang, memberikan pengalaman visual dan sentuhan yang berbeda.
Alat & bahan: kertas HVS, pensil, penghapus, pensil warna/spidol
Langkah kerja:
- Amati gambar berbagai contoh patung berikut, lalu diskusikan dengan kelompokmu jenis-jenis patung yang kamu lihat dan fungsinya.
- Pilih satu tema yang relevan dengan nilai-nilai lokal atau isu sosial di sekitarmu (contoh: kebersihan lingkungan, persatuan, keindahan alam).
- Buatlah sketsa awal patungmu di kertas, tunjukkan bentuk utama dan detail yang penting. Catat juga pesan apa yang ingin kamu sampaikan melalui patung ini.
- Tuliskan perkiraan bahan lunak yang akan kamu gunakan (misal: tanah liat, sabun batangan, plastisin) dan jelaskan mengapa kamu memilih bahan tersebut.
- Diskusikan bagaimana patungmu akan ditempatkan agar pesannya tersampaikan dengan baik kepada orang yang melihatnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang seni patung?
- Sebutkan contoh patung yang pernah kamu lihat dan terbuat dari bahan apa?
- Menurutmu, apa fungsi sebuah patung?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok dalam merancang dan membuat patung, serta penilaian keaktifan diskusi.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi karya patung dan hasil karya patung sederhana.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis dan fungsi seni patung dengan tepat. | Pengenalan seni patung: jenis, fungsi, media. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Merancang konsep patung yang relevan dengan nilai-nilai lokal atau isu sosial. | Perancangan konsep patung: ide, pesan, sketsa, bahan. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 3 | Menerapkan teknik dasar pembuatan patung sederhana dari bahan lunak. | Praktik teknik dasar patung dari bahan lunak. | 2 JP | Kreativitas, Kemandirian |
| 4 | Mempresentasikan karya patung dan menjelaskan proses pembuatannya. | Presentasi karya dan refleksi proses. | 2 JP | Komunikasi, Penalaran Kritis |
Seni patung adalah salah satu bentuk ekspresi seni rupa tiga dimensi yang telah ada sejak zaman purba. Karya patung memiliki keunikan karena dapat dinikmati dari berbagai sudut pandang, memberikan pengalaman visual dan sentuhan yang berbeda. Modul ini akan membimbingmu untuk memahami, merancang, dan menciptakan karya patung sederhana yang memiliki makna.
1. Pengertian dan Sejarah Singkat Seni Patung
Seni patung adalah cabang seni rupa yang berwujud tiga dimensi, yang berarti memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Patung dapat dilihat dari berbagai arah dan memiliki volume. Sejarah seni patung sangat panjang, dimulai dari patung-patung prasejarah yang berfungsi sebagai media ritual, hingga patung modern yang lebih berorientasi pada ekspresi artistik. Di Indonesia, seni patung berkembang pesat dengan kekayaan budaya lokal, seperti patung-patung dewa atau tokoh pewayangan di Bali, atau patung primitif suku Asmat di Papua yang memiliki makna spiritual mendalam. Karya patung seringkali menjadi penanda sejarah atau identitas suatu tempat.
2. Jenis-Jenis dan Fungsi Seni Patung
Seni patung dapat dikelompokkan berdasarkan bentuknya menjadi patung figuratif (menggambarkan bentuk alami seperti manusia, hewan, tumbuhan) dan patung non-figuratif (abstrak, tidak menyerupai bentuk nyata). Berdasarkan posisinya, ada patung free-standing (berdiri bebas), patung relief (menempel pada latar belakang), dan patung arsitektur (bagian dari bangunan). Fungsi patung juga beragam, antara lain sebagai monumen (peringatan peristiwa penting), patung religi (sarana ibadah), patung dekorasi (penghias ruangan), patung seni (ekspresi murni seniman), dan patung kerajinan (nilai guna dan estetika). Pemahaman fungsi ini membantu seniman menentukan pesan yang akan disampaikan.
3. Media dan Teknik dalam Seni Patung
Media yang digunakan dalam seni patung sangat bervariasi, meliputi bahan lunak (tanah liat, plastisin, sabun, lilin), bahan sedang (kayu, batu), dan bahan keras (logam, beton). Setiap media memiliki karakteristik dan membutuhkan teknik yang berbeda. Teknik umum dalam seni patung antara lain: 1) Teknik pahat (mengurangi bahan menggunakan alat pahat, contoh pada kayu atau batu), 2) Teknik butsir (menambah atau mengurangi bahan lunak seperti tanah liat), 3) Teknik cor/cetak (membuat cetakan lalu mengisi dengan bahan cair seperti logam atau semen), 4) Teknik konstruksi (merakit atau menyusun bahan-bahan menjadi satu kesatuan, contoh pada logam atau kayu).
4. Proses Perancangan dan Pembuatan Patung Sederhana
Proses pembuatan patung dimulai dari ide atau gagasan. Tahap pertama adalah perancangan konsep, yaitu menentukan tema, pesan yang ingin disampaikan, dan melakukan sketsa awal. Setelah konsep matang, pilihlah bahan dan teknik yang sesuai. Untuk pemula, bahan lunak seperti tanah liat, plastisin, atau sabun batangan sangat direkomendasikan karena mudah dibentuk. Langkah selanjutnya adalah membentuk patung sesuai sketsa dan konsep. Perhatikan proporsi, keseimbangan, dan tekstur. Setelah bentuk dasar selesai, lakukan finishing untuk menghaluskan permukaan atau menambahkan detail. Proses ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian agar hasil karya maksimal dan sesuai harapan.
Rangkuman: Seni patung adalah karya seni rupa tiga dimensi yang memiliki sejarah panjang dan fungsi beragam. Patung dapat berupa figuratif atau non-figuratif, dibuat dari berbagai media seperti tanah liat, kayu, atau logam, dengan teknik seperti pahat, butsir, cor, atau konstruksi. Proses pembuatannya meliputi perancangan konsep, pemilihan bahan dan teknik, pembentukan, hingga penyelesaian karya. Setiap patung memiliki potensi untuk menyampaikan pesan dan ekspresi dari senimannya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Figuratif | Patung yang menggambarkan bentuk-bentuk alami seperti manusia atau hewan. |
| Non-figuratif | Patung yang tidak menyerupai bentuk-bentuk alami, bersifat abstrak. |
| Butsir | Teknik membentuk patung dengan menambah atau mengurangi bahan lunak seperti tanah liat. |
| Relief | Patung yang menempel pada latar belakang dan hanya dapat dinikmati dari satu arah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Seni Patung" mata pelajaran Seni Budaya Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Seni Patung yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Seni Budaya Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Seni Lukis, Patung, dan GrafisModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSeni Cetak (Grafika)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLagu Populer (Aransemen Sederhana)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAnsambel CampuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Tari KreasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDrama Musikal dan OperetBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPameran dan PergelaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Seni Budaya di kelas lain
Menggambar Flora, Fauna, dan Alam BendaSeni Budaya Kelas VII MTsPengertian Notasi Lagu dan Jenis-jenisnyaSeni Budaya Kelas VII MTsRagam Hias NusantaraSeni Budaya Kelas VII MTsTari TradisionalSeni Budaya Kelas VIII MTsLihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Seni Patung pada Seni Budaya MTs, Fase D, elemen Berkarya.
Modul Seni Patung ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Seni Patung untuk Seni Budaya kelas IX.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi Seni Patung ini gratis?
Ya. Modul Seni Patung untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Seni Patung ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Seni Patung ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Seni Patung dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Seni Patung ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Seni Patung tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Seni Patung untuk Seni Budaya kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Seni Patung ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Seni Patung beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Seni Patung yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.