MTsKelas IXFase D📘 Bab 4.1Semester 2

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas IX
Peluang

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Peluang adalah ukuran kemungkinan suatu kejadian. Ruang sampel adalah semua hasil yang mungkin, dan titik sampel adalah hasil tunggal. Kejadian adalah himpunan bagian dari ruang sampel. Peluang teoretis dihitung dari rasio jumlah kejadian yang diinginkan terhadap total ruang sampel, sedangkan peluang empiris dihitung dari rasio frekuensi kejadian yang diamati terhadap jumlah percobaan. Keduanya saling melengkapi dalam memahami probabilitas.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Peluang
Matematika · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Peluang
Matematika · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasD / IX
Materi PokokPeluang
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang bilangan bulat, pecahan, dan himpunan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainData dan Ketidakpastian
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menganalisis data, termasuk data multivariat, untuk membuat inferensi dan prediksi. Mereka juga dapat memahami dan menerapkan konsep peluang serta frekuensi harapan dalam berbagai konteks kehidupan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeluang dapat dilihat dari hasil lemparan dadu atau koin dalam permainan.
KonseptualPeluang adalah ukuran kemungkinan suatu peristiwa akan terjadi, dinyatakan dalam bentuk bilangan antara 0 dan 1.
ProseduralMenghitung nilai peluang suatu kejadian dengan membandingkan jumlah kejadian yang diinginkan dengan jumlah semua kemungkinan hasil.
MetakognitifPeserta didik dapat menyadari bahwa konsep peluang membantu mereka membuat keputusan yang lebih baik dalam ketidakpastian.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa segala kejadian acak di dunia adalah bagian dari ketetapan Allah, dan peluang adalah cara kita mengukur pengetahuan kita tentangnya.
2. Cinta IlmuBersemangat dalam mencari tahu dan memahami konsep peluang melalui percobaan dan analisis data, serta mengaplikasikannya dalam pemecahan masalah.
3. Cinta LingkunganMenggunakan sumber daya secara bijak saat melakukan percobaan peluang, menjaga kebersihan dan kerapian alat serta lingkungan belajar.
4. Cinta Diri dan SesamaBekerja sama dengan teman sebaya dalam kelompok untuk memecahkan masalah peluang, menghargai setiap pendapat, dan saling membantu dalam belajar.
5. Cinta Tanah AirMenerapkan konsep peluang untuk menganalisis data atau peristiwa yang terjadi di Indonesia, seperti peluang keberhasilan program pembangunan atau hasil pemilu.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ruang sampel dan titik sampel dari suatu kejadian dengan tepat.
  2. Dengan melakukan percobaan pelemparan dadu dan koin, peserta didik dapat menentukan peluang empiris suatu kejadian sederhana secara akurat.
  3. Melalui analisis data percobaan, peserta didik dapat menghitung peluang teoretis suatu kejadian dengan benar.
  4. Dengan berdiskusi dan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat membedakan antara peluang empiris dan peluang teoretis serta menyajikan contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
Halaman 2 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Konsep peluang membantu peserta didik memahami dan memprediksi kemungkinan terjadinya suatu peristiwa dalam kehidupan sehari-hari, melatih pengambilan keputusan yang rasional dalam kondisi tidak pasti.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memprediksi kemungkinan terjadinya hujan besok atau memenangkan undian?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam: Kaitan dengan peluang terjadinya fenomena alam seperti hujan atau gempa.
Ilmu Sosial: Kaitan dengan peluang terpilihnya kandidat dalam pemilihan umum atau peluang keberhasilan suatu survei.
Pendidikan Agama Islam: Kaitan dengan konsep takdir dan ikhtiar, di mana peluang adalah bagian dari ketetapan Allah namun manusia tetap diwajibkan berusaha.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendiskusikan contoh peluang dalam kehidupan sehari-hari di rumah, seperti peluang memenangkan lotre atau peluang keberhasilan suatu usaha.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar mudah untuk kerja kelompok dan diskusi, dengan akses ke media proyektor dan papan tulis; lingkungan digital yang aman melalui situs web simulasi peluang.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi atau situs web simulasi pelemparan dadu atau koin untuk membandingkan hasil percobaan manual dengan simulasi digital dalam jumlah percobaan yang lebih besar.
Halaman 3 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ruang sampel dan titik sampel dari suatu kejadian dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan 'Pernahkah kalian bermain ular tangga atau monopoli? Bagaimana kalian tahu kemungkinan munculnya angka pada dadu?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan materi peluang.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ruang sampel dan titik sampel, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa mengetahui semua kemungkinan hasil dari suatu peristiwa?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang berbagai peristiwa acak dalam kehidupan sehari-hari seperti undian, lempar koin, atau hasil pertandingan olahraga, lalu bertanya 'Apa saja hasil yang mungkin terjadi dari peristiwa-peristiwa ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD yang berisi skenario masalah terkait penentuan ruang sampel dari berbagai kejadian.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi semua kemungkinan hasil (ruang sampel) dan kejadian spesifik (titik sampel) dari skenario yang diberikan dalam LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik secara berkelompok mencatat semua anggota ruang sampel dan titik sampel untuk setiap skenario pada LKPD.
  2. Peserta didik saling bertukar ide dan argumen untuk memastikan tidak ada kemungkinan hasil yang terlewatkan atau salah diidentifikasi.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memastikan pemahaman yang benar tentang konsep ruang sampel dan titik sampel, serta memberikan bantuan jika ada kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ruang sampel dan titik sampel dari salah satu skenario di LKPD di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan tanggapan terhadap presentasi, lalu guru memfasilitasi diskusi untuk menyamakan persepsi dan mengoreksi jika ada kekeliruan.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang definisi ruang sampel, titik sampel, dan cara menentukannya dengan contoh tambahan yang relevan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali pengertian ruang sampel dan titik sampel serta pentingnya mengidentifikasi keduanya dalam menghitung peluang.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menumbuhkan suasana menggembirakan dengan mengucapkan 'Hebat sekali kerja sama kalian hari ini! Kalian sudah semakin memahami dasar peluang!'
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh lain kejadian acak di sekitar mereka dan mengidentifikasi ruang sampelnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan percobaan pelemparan dadu dan koin, peserta didik dapat menentukan peluang empiris suatu kejadian sederhana secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apakah hasil lemparan dadu selalu sama? Bagaimana kita bisa mengukur seberapa sering suatu hasil muncul?' untuk mengaitkan materi sebelumnya dengan peluang empiris.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menentukan peluang empiris dan teoretis, serta pertanyaan pemantik 'Apakah hasil percobaan kita akan sama dengan perhitungan matematika?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video tentang percobaan peluang sederhana (misalnya lempar koin 100 kali) dan menanyakan 'Menurut kalian, berapa kali sisi gambar akan muncul jika dilempar 100 kali?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD yang berisi panduan percobaan peluang empiris dengan dadu dan koin.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok melakukan percobaan pelemparan dadu dan koin sesuai instruksi di LKPD, mencatat setiap hasil yang muncul dalam tabel frekuensi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik menghitung frekuensi munculnya setiap mata dadu dan setiap sisi koin dari data percobaan yang telah mereka kumpulkan.
  2. Peserta didik menggunakan data frekuensi tersebut untuk menghitung peluang empiris setiap kejadian (misalnya peluang muncul mata dadu 3, peluang muncul sisi gambar) dengan membagi frekuensi kejadian dengan total percobaan.
  3. Guru memfasilitasi diskusi dalam kelompok untuk membandingkan hasil peluang empiris yang diperoleh masing-masing kelompok dan mencatatnya di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil perhitungan peluang empiris dari percobaan mereka, serta membandingkannya dengan peluang teoretis yang seharusnya (jika sudah diajarkan sekilas atau dibimbing guru).
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan, kemudian guru memimpin diskusi tentang perbedaan antara peluang empiris (berdasarkan percobaan) dan peluang teoretis (berdasarkan semua kemungkinan).
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang peluang empiris sebagai perbandingan frekuensi kejadian dengan jumlah percobaan, dan peluang teoretis sebagai perbandingan jumlah kejadian yang diinginkan dengan ruang sampel.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan perbedaan dan hubungan antara peluang empiris dan peluang teoretis, serta pentingnya keduanya dalam memahami probabilitas.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kerja keras peserta didik dalam melakukan percobaan dan analisis data, menciptakan suasana menggembirakan dengan mengatakan 'Kalian luar biasa! Dari percobaan sederhana, kalian bisa melihat bagaimana matematika bekerja di dunia nyata!'
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa mencari contoh aplikasi peluang dalam bidang lain seperti cuaca atau ekonomi, dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Peluang — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Peluang: Dadu dan Koin!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi ruang sampel, titik sampel, serta menghitung peluang empiris dan teoretis.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Pernahkah kamu bertanya-tanya seberapa besar kemungkinan sesuatu akan terjadi? Misalnya, berapa peluang tim sepak bola favoritmu memenangkan pertandingan, atau berapa peluang kamu mendapatkan hadiah undian?

Alat & bahan: Dadu, koin logam (Rp 500/Rp 1000), alat tulis, tabel pengamatan

Langkah kerja:

  1. Amati gambar dadu dan koin yang diberikan. Tentukan semua kemungkinan hasil yang bisa muncul saat melempar satu dadu dan satu koin. Catat di tabel.
    Gambar 1. Dadu
  2. Lakukan percobaan: Lempar satu dadu sebanyak 20 kali. Catat setiap mata dadu yang muncul pada tabel frekuensi di bawah.
  3. Lakukan percobaan: Lempar satu koin sebanyak 20 kali. Catat setiap sisi koin (Angka/Gambar) yang muncul pada tabel frekuensi di bawah.
  4. Berdasarkan data percobaanmu, hitunglah peluang empiris untuk munculnya mata dadu ganjil dan munculnya sisi Gambar pada koin.
  5. Diskusikan dengan kelompokmu, apakah hasil peluang empirismu mendekati peluang teoretis? Mengapa demikian?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Jika kamu melempar koin, ada berapa kemungkinan hasil yang muncul?
  2. Apa yang dimaksud dengan 'kemungkinan' dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Berikan satu contoh kejadian yang pasti terjadi dan satu contoh kejadian yang mustahil terjadi!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep peluang, ruang sampel, dan perhitungan peluang.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ruang sampel dan titik sampel dari suatu kejadian.Konsep dasar ruang sampel dan titik sampel.2 JPpenalaran kritis
2Menentukan peluang empiris suatu kejadian sederhana.Percobaan peluang dan perhitungan frekuensi relatif.2 JPkolaborasi
3Menghitung peluang teoretis suatu kejadian sederhana.Perhitungan peluang klasik.2 JPpenalaran kritis
4Membedakan peluang empiris dan teoretis serta menyajikan contohnya.Perbandingan peluang empiris dan teoretis.2 JPkeimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pernahkah kamu bertanya-tanya seberapa besar kemungkinan sesuatu akan terjadi? Misalnya, berapa peluang tim sepak bola favoritmu memenangkan pertandingan, atau berapa peluang kamu mendapatkan hadiah undian? Dalam matematika, kita mempelajari konsep Peluang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Peluang membantu kita mengukur ketidakpastian dan membuat keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

1. Ruang Sampel dan Titik Sampel
Dalam setiap percobaan acak, ada serangkaian hasil yang mungkin terjadi. Kumpulan semua hasil yang mungkin ini disebut ruang sampel. Setiap hasil tunggal dalam ruang sampel disebut titik sampel. Misalnya, saat melempar sebuah dadu, ruang sampelnya adalah {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Setiap angka, seperti 1 atau 5, adalah titik sampel. Memahami ruang sampel adalah langkah pertama untuk menghitung peluang suatu kejadian.

2. Kejadian
Kejadian adalah himpunan bagian dari ruang sampel, yaitu satu atau lebih titik sampel yang memiliki karakteristik tertentu. Contohnya, dalam pelemparan dadu, kejadian 'muncul mata dadu genap' adalah {2, 4, 6}. Kejadian 'muncul mata dadu 3' adalah {3}. Kita perlu mengidentifikasi kejadian yang ingin kita hitung peluangnya sebelum melakukan perhitungan. Jumlah anggota kejadian sering dilambangkan dengan n(A) jika A adalah kejadian.

3. Peluang Teoretis
Peluang teoretis adalah perbandingan antara banyaknya hasil yang mungkin dari suatu kejadian dengan banyaknya semua hasil yang mungkin dalam ruang sampel. Rumusnya adalah P(A) = n(A) / n(S), di mana P(A) adalah peluang kejadian A, n(A) adalah jumlah titik sampel dalam kejadian A, dan n(S) adalah jumlah titik sampel dalam ruang sampel. Nilai peluang selalu antara 0 dan 1. Peluang 0 berarti kejadian mustahil, sedangkan peluang 1 berarti kejadian pasti terjadi.

4. Peluang Empiris
Peluang empiris, atau frekuensi relatif, adalah peluang yang dihitung berdasarkan hasil percobaan yang sebenarnya. Rumusnya adalah P(A) = (Frekuensi kejadian A) / (Jumlah total percobaan). Misalnya, jika kamu melempar koin 10 kali dan sisi gambar muncul 6 kali, maka peluang empiris munculnya gambar adalah 6/10 atau 0,6. Semakin banyak percobaan yang dilakukan, peluang empiris akan semakin mendekati peluang teoretis.

Rangkuman: Peluang adalah ukuran kemungkinan suatu kejadian. Ruang sampel adalah semua hasil yang mungkin, dan titik sampel adalah hasil tunggal. Kejadian adalah himpunan bagian dari ruang sampel. Peluang teoretis dihitung dari rasio jumlah kejadian yang diinginkan terhadap total ruang sampel, sedangkan peluang empiris dihitung dari rasio frekuensi kejadian yang diamati terhadap jumlah percobaan. Keduanya saling melengkapi dalam memahami probabilitas.

Halaman 9 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PeluangUkuran kemungkinan suatu kejadian akan terjadi.
Ruang SampelKumpulan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan acak.
Titik SampelSetiap hasil tunggal dalam ruang sampel.
KejadianHimpunan bagian dari ruang sampel.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Peluang" mata pelajaran Matematika Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Peluang — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Peluang ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IXPeta Konsep
PeluangRuang Sampel dan Titik SampelKejadianPeluang TeoretisPeluang Empiris
Dari sub-bab PeluangHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Bab 4 · Peluang dan Pemilihan Sampel

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:

Bab 4Peluang dan Pemilihan SampelModul siap unduh · Word + PDF ber-kop4.1PeluangSedang Anda buka4.2Peluang Empiris4.3Frekuensi Harapan4.4Pemilihan Sampel

Bukan Peluang yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Peluang pada Matematika MTs, Fase D, elemen Data dan Ketidakpastian.

Modul Peluang ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Matematika kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Matematika materi Peluang ini gratis?

Ya. Modul Peluang untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Peluang ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Peluang ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Peluang dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Peluang ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Peluang tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Peluang untuk Matematika kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Peluang ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Peluang beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Matematika ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Peluang yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Matematika MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.