Modul Ajar & RPP PJOK Kelas VII
Menjaga Kebugaran Jasmani
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Menjaga Kebugaran Jasmani |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang aktivitas fisik dan pentingnya menjaga kesehatan tubuh. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Memahami dan mempraktikkan keterampilan gerak spesifik, aktivitas fisik, dan kebugaran jasmani |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep kebugaran jasmani, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merancang dan melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan kebugaran jasmani secara mandiri dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kebugaran jasmani dapat dilihat dari kemampuan seseorang melakukan aktivitas sehari-hari tanpa kelelahan berlebihan, seperti berjalan kaki ke sekolah atau bermain bola. |
| Konseptual | Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik tanpa mengalami kelelahan yang berarti, yang meliputi kekuatan, daya tahan, kelenturan, dan kecepatan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara melakukan berbagai latihan fisik untuk meningkatkan komponen kebugaran jasmani seperti push-up, sit-up, lari, dan peregangan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya merancang program latihan yang sesuai dengan kondisi tubuh mereka dan mengevaluasi kemajuan kebugaran jasmani mereka sendiri. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa tubuh yang sehat adalah anugerah dari Allah SWT yang harus dijaga melalui kebugaran jasmani sebagai bentuk syukur. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat mencari tahu dan memahami konsep kebugaran jasmani serta cara-cara meningkatkannya untuk bekal hidup sehat. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memanfaatkan lingkungan sekitar madrasah dengan bijak untuk beraktivitas fisik, menjaga kebersihannya, dan tidak merusak fasilitas. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menjaga kesehatan diri sendiri melalui olahraga teratur dan mendorong teman sebaya untuk melakukan hal yang sama demi kebaikan bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Meningkatkan kebugaran jasmani sebagai wujud cinta tanah air agar menjadi generasi muda yang kuat dan mampu berkontribusi bagi bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis video tentang aktivitas fisik, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen kebugaran jasmani dengan tepat.
- Dengan melakukan tes kebugaran jasmani sederhana, peserta didik dapat mengukur tingkat kebugaran jasmani pribadi secara akurat.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan manfaat menjaga kebugaran jasmani bagi kehidupan sehari-hari dan ibadah dengan runtut.
- Melalui praktik latihan fisik, peserta didik dapat mendemonstrasikan gerakan kekuatan otot (push-up dan sit-up) dengan teknik yang benar.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang program latihan kebugaran jasmani sederhana yang sesuai dengan kebutuhan individu secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Menjaga kebugaran jasmani adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan fisik dan mental, memungkinkan kita menjalani hidup produktif dan beribadah dengan optimal.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa sebagian orang terlihat selalu bersemangat dan tidak mudah lelah, sementara yang lain cepat merasa capek?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Kebugaran jasmani sebagai bentuk syukur atas nikmat sehat dan penunjang ibadah (misal: shalat, puasa) yang optimal. Ilmu Pengetahuan Alam: Kaitan kebugaran jasmani dengan sistem organ tubuh (jantung, paru-paru, otot) dan gizi seimbang. Bahasa Indonesia: Menulis laporan hasil tes kebugaran jasmani atau merancang poster ajakan hidup sehat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendukung peserta didik dalam melakukan aktivitas fisik di rumah dan memantau program latihan yang dirancang. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan madrasah harus menyediakan area yang aman dan bersih untuk melakukan aktivitas fisik, seperti lapangan olahraga atau halaman yang luas. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi kebugaran sederhana atau video panduan latihan dari platform edukasi untuk membantu peserta didik merancang dan mempraktikkan gerakan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis video tentang aktivitas fisik, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen kebugaran jasmani dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan tes kebugaran jasmani sederhana, peserta didik dapat mengukur tingkat kebugaran jasmani pribadi secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengukur tingkat kebugaran jasmani pribadi dan merancang program latihan sederhana.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Kebugaran jasmani adalah kunci untuk menjalani hidup yang sehat, aktif, dan produktif.
Alat & bahan: Stopwatch, meteran, matras, cone, formulir pencatat hasil tes
Langkah kerja:
- Lengkapi peta konsep komponen kebugaran jasmani berikut, lalu tuliskan satu bentuk latihan untuk setiap komponen.
Gambar 1. Peta pikiran - Amati yang berisi ilustrasi anak berolahraga, lalu diskusikan dengan kelompokmu jenis-jenis gerakan yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani.
- Lakukan tes lari 60 meter: Berlarilah secepat mungkin sejauh 60 meter dan catat waktumu di tabel.
- Lakukan tes push-up: Lakukan push-up sebanyak mungkin dalam 60 detik dengan teknik yang benar dan catat jumlahnya.
- Lakukan tes sit-up: Lakukan sit-up sebanyak mungkin dalam 60 detik dengan teknik yang benar dan catat jumlahnya.
- Lakukan tes kelenturan togok: Duduklah dengan kaki lurus, raih ujung jari kaki sejauh mungkin, dan ukur jarak raihanmu dari ujung jari kaki di tabel.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kebugaran jasmani?
- Sebutkan dua contoh aktivitas fisik yang kamu lakukan setiap hari!
- Menurutmu, mengapa menjaga kebugaran jasmani itu penting?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik tes kebugaran jasmani.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil LKPD 2 (pengukuran kebugaran dan rancangan program latihan) serta presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen-komponen kebugaran jasmani | Komponen kebugaran jasmani (kekuatan, daya tahan, kelenturan, kecepatan) | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Melakukan tes kebugaran jasmani sederhana | Prosedur tes kebugaran jasmani (lari 60m, push-up, sit-up, kelenturan) | 2 JP | kesehatan |
| 3 | Merancang program latihan kebugaran jasmani sederhana | Prinsip latihan kebugaran jasmani dan penyusunan program | 2 JP | kesehatan, kemandirian |
Kebugaran jasmani adalah kunci untuk menjalani hidup yang sehat, aktif, dan produktif. Ini bukan hanya tentang menjadi kuat atau cepat, tetapi tentang kemampuan tubuh kita untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa merasa terlalu lelah dan masih memiliki energi untuk menikmati waktu luang. Modul ini akan membimbingmu memahami apa itu kebugaran jasmani, mengapa penting, dan bagaimana cara menjaganya agar kamu selalu sehat dan bersemangat.
1. Apa Itu Kebugaran Jasmani?
Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan aktivitas fisik sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti, serta masih memiliki cadangan energi untuk kegiatan lainnya. Ini mencakup kemampuan jantung, paru-paru, otot, dan persendian untuk bekerja secara efisien. Seseorang yang bugar tidak mudah sakit, memiliki stamina yang baik, dan dapat beraktivitas dengan optimal. Kebugaran jasmani yang baik juga membantu meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, baik fisik maupun mental.
2. Komponen-Komponen Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani terdiri dari beberapa komponen utama. Pertama, kekuatan, yaitu kemampuan otot untuk mengerahkan tenaga. Kedua, daya tahan, yaitu kemampuan otot untuk bekerja dalam waktu lama tanpa kelelahan. Ketiga, kelenturan, yaitu kemampuan sendi untuk bergerak bebas dalam rentang gerak penuh. Keempat, kecepatan, yaitu kemampuan untuk melakukan gerakan dalam waktu singkat. Kelima, daya tahan kardiorespirasi, yaitu kemampuan jantung dan paru-paru untuk menyuplai oksigen selama aktivitas fisik. Semua komponen ini saling berkaitan dan penting untuk menjaga tubuh tetap sehat.
3. Manfaat Menjaga Kebugaran Jasmani
Menjaga kebugaran jasmani memiliki banyak manfaat. Secara fisik, dapat mencegah berbagai penyakit seperti jantung, diabetes, dan obesitas. Memperkuat tulang dan otot, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Secara mental, dapat mengurangi stres, meningkatkan mood, dan memperbaiki kualitas tidur. Bagi seorang muslim, kebugaran jasmani yang baik juga mendukung pelaksanaan ibadah seperti shalat, puasa, dan haji dengan lebih khusyuk dan lancar. Dengan tubuh yang bugar, kita bisa lebih produktif dalam belajar dan beraktivitas.
4. Prinsip Latihan Kebugaran Jasmani
Untuk mencapai kebugaran jasmani, latihan harus dilakukan secara teratur dengan menerapkan prinsip-prinsip tertentu. Intensitas latihan harus disesuaikan dengan kemampuan, tidak terlalu ringan dan tidak terlalu berat. Durasi latihan harus cukup, biasanya 30-60 menit setiap sesi. Frekuensi latihan idealnya 3-5 kali seminggu. Penting juga untuk melakukan pemanasan sebelum latihan dan pendinginan setelah latihan untuk mencegah cedera. Progresivitas, yaitu peningkatan beban latihan secara bertahap, juga diperlukan agar tubuh terus beradaptasi dan meningkat.
5. Merancang Program Latihan Sederhana
Merancang program latihan kebugaran jasmani yang sederhana bisa dimulai dengan menentukan tujuan, misalnya meningkatkan kekuatan otot atau daya tahan. Kemudian, pilih jenis latihan yang sesuai dengan komponen yang ingin dilatih, seperti push-up untuk kekuatan atau lari untuk daya tahan. Tentukan frekuensi (berapa kali seminggu), intensitas (seberapa berat), dan durasi (berapa lama setiap sesi). Mulailah dengan intensitas rendah dan tingkatkan secara bertahap. Jangan lupa untuk menyertakan variasi latihan agar tidak bosan dan melibatkan semua komponen kebugaran.
Rangkuman: Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk beraktivitas tanpa kelelahan berlebihan, terdiri dari kekuatan, daya tahan, kelenturan, kecepatan, dan daya tahan kardiorespirasi. Menjaga kebugaran jasmani memberikan manfaat fisik dan mental, serta mendukung ibadah yang optimal. Latihan harus dilakukan secara teratur dengan memperhatikan prinsip intensitas, durasi, dan frekuensi, serta dimulai dengan pemanasan dan diakhiri pendinginan. Merancang program latihan sederhana adalah langkah awal untuk hidup lebih sehat dan bugar.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kebugaran Jasmani | Kemampuan tubuh melakukan aktivitas tanpa kelelahan berlebihan. |
| Kekuatan | Kemampuan otot mengerahkan tenaga. |
| Daya Tahan | Kemampuan otot bekerja dalam waktu lama. |
| Kelenturan | Kemampuan sendi bergerak bebas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menjaga Kebugaran Jasmani" mata pelajaran PJOK Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Menjaga Kebugaran Jasmani yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi PJOK Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Meningkatkan Keterampilan GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMemperagakan Strategi GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar Melalui GerakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Kerja Sama dalam Sebuah TimBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMembugarkan TubuhBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMemilih Hidup SehatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul PJOK lain yang sudah tersedia
Aktivitas Permainan Bola VoliPJOK Kelas VII MTsAtletikPJOK Kelas VII MTsMelakukan Berbagai Strategi dan Taktik GerakPJOK Kelas VII MTsMelatih Keterampilan GerakPJOK Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar PJOK Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar PJOK kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menjaga Kebugaran Jasmani pada PJOK MTs, Fase D, elemen Memahami dan mempraktikkan keterampilan gerak spesifik, aktivitas fisik, dan kebugaran jasmani.
Modul Menjaga Kebugaran Jasmani ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Menjaga Kebugaran Jasmani untuk PJOK kelas VII.
Apakah modul ajar PJOK materi Menjaga Kebugaran Jasmani ini gratis?
Ya. Modul Menjaga Kebugaran Jasmani untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Menjaga Kebugaran Jasmani ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Menjaga Kebugaran Jasmani ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menjaga Kebugaran Jasmani dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar PJOK kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menjaga Kebugaran Jasmani ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menjaga Kebugaran Jasmani tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menjaga Kebugaran Jasmani untuk PJOK kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Menjaga Kebugaran Jasmani ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menjaga Kebugaran Jasmani beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul PJOK ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Menjaga Kebugaran Jasmani yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.