Modul Ajar & RPP Qur'an Hadis Kelas VIII
Hadis tentang Ikhlas
Modul ajar (RPP) Qur'an Hadis MTs kelas VIII materi Hadis tentang Ikhlas, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Hadis tentang Ikhlas yang Anda cari? Materi Qur'an Hadis Kelas VIII lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Qur'an Hadis |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Hadis tentang Ikhlas |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya niat dalam beribadah dan beramal.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
Peserta didik mengembangkan akhlak mulia dengan memahami dan menginternalisasi nilai keikhlasan dalam setiap perbuatan. - penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi
Peserta didik menganalisis makna hadis tentang ikhlas dan mengevaluasi implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi contoh perilaku ikhlas dan non-ikhlas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 |
| Elemen / Domain | Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami hadis-hadis pilihan tentang ikhlas, taubat, sabar, dan syukur, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hadis tentang ikhlas adalah sabda Nabi Muhammad saw. yang menjelaskan pentingnya niat tulus dalam setiap amal perbuatan. |
| Konseptual | Ikhlas adalah memurnikan niat beramal hanya karena Allah Swt., tanpa mengharapkan pujian atau balasan dari manusia. |
| Prosedural | Materi ini mengajarkan cara mengenali perilaku ikhlas dan non-ikhlas serta melatih diri untuk senantiasa beramal dengan niat tulus. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa kualitas ibadah dan amal sangat ditentukan oleh keikhlasan hati, bukan sekadar bentuk lahiriahnya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati tayangan video, peserta didik dapat mengidentifikasi makna hadis tentang ikhlas dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kandungan hadis tentang ikhlas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
- Setelah membaca berbagai contoh kasus, peserta didik dapat mengklasifikasikan perilaku yang mencerminkan ikhlas dan tidak ikhlas dengan cermat.
- Melalui proyek mini, peserta didik dapat menyusun rencana aksi pribadi untuk membiasakan diri beramal ikhlas secara runtut.
- Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat mengomunikasikan hikmah dan manfaat berperilaku ikhlas dengan jelas.
Pemahaman bermakna: Ikhlas merupakan inti dari setiap amal ibadah dan perbuatan baik, yang menentukan diterima atau tidaknya amalan tersebut di sisi Allah Swt.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa dua orang yang melakukan amal yang sama persis bisa mendapatkan pahala yang berbeda di mata Allah?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis makna dan pesan moral dalam hadis serta menyusun teks laporan refleksi. Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai ikhlas dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Sejarah Kebudayaan Islam: Mempelajari kisah sahabat Nabi yang menunjukkan keikhlasan dalam berjuang. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak memantau dan memberikan dukungan moral kepada peserta didik dalam menjalankan 'Rencana Aksi Pribadi Ikhlas' di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas dan sekolah didesain dengan poster-poster motivasi tentang ikhlas dan suasana yang mendukung kejujuran serta ketulusan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform berbagi video untuk menayangkan kisah inspiratif tentang keikhlasan dan aplikasi jurnal digital untuk mencatat rencana aksi pribadi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati tayangan video, peserta didik dapat mengidentifikasi makna hadis tentang ikhlas dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Ikhlas: Guru menyebutkan ciri-ciri perbuatan ikhlas satu per satu, peserta didik berebut menebak 'Ikhlas' dengan cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kandungan hadis tentang ikhlas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tukar Peran: Guru meminta peserta didik bergantian menjadi 'guru' yang menjelaskan makna satu kata kunci dari hadis ikhlas kepada teman sebangkunya selama 1 menit.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui proyek mini, peserta didik dapat menyusun rencana aksi pribadi untuk membiasakan diri beramal ikhlas secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Teka-teki Ikhlas: Guru membacakan teka-teki singkat terkait manfaat ikhlas, peserta didik yang tahu jawabannya mengangkat tangan dan menjelaskan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan perilaku ikhlas dan tidak ikhlas dari berbagai skenario.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, LKPD Detektif Ikhlas.
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan berbagai situasi dan perilaku sehari-hari.
- Diskusikan dalam kelompok kecil, apakah setiap perilaku pada gambar mencerminkan keikhlasan atau tidak ikhlas.
- Tuliskan ciri-ciri yang membuat perilaku tersebut dikategorikan ikhlas atau tidak ikhlas pada kolom yang tersedia.
- Berikan tanda centang (√) pada kolom 'Ikhlas' atau 'Tidak Ikhlas' sesuai hasil diskusi kelompokmu.
- Sajikan hasil diskusimu di depan kelas dan bandingkan dengan kelompok lain.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang niat dalam beramal?
- Menurutmu, mengapa niat itu penting?
- Bisa sebutkan satu contoh perbuatan baik yang kamu tahu?
- Apakah semua perbuatan baik pasti berpahala di sisi Allah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil peta konsep atau mind map.
Sumatif (akhir): Penilaian 'Rencana Aksi Pribadi Ikhlas' dan jurnal refleksi peserta didik, serta tes tertulis pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi makna hadis tentang ikhlas | Hadis tentang niat dan ikhlas | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis kandungan hadis dan penerapannya | Penerapan ikhlas dalam kehidupan sehari-hari | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menyusun rencana aksi pribadi untuk membiasakan diri beramal ikhlas | Rencana Aksi Pribadi Ikhlas | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kemandirian |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengamalkan hadis tentang ikhlas ini sebagai wujud nyata ketaatan dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong peserta didik untuk mencari dan mendalami ilmu tentang keikhlasan dari berbagai sumber terpercaya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan nilai ikhlas dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan rumah tanpa mengharapkan pujian. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membiasakan diri beramal baik kepada sesama manusia dengan tulus, tanpa mengharapkan balasan atau sanjungan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan semangat berjuang dan berkarya untuk kemajuan bangsa dengan niat tulus ikhlas demi ridha Allah. |
Ikhlas adalah salah satu kunci utama diterimanya amal perbuatan di sisi Allah Swt. Tanpa keikhlasan, amal sebesar apapun bisa menjadi sia-sia. Hadis-hadis Nabi Muhammad saw. banyak menjelaskan tentang pentingnya niat tulus ini, menjadi panduan bagi kita untuk senantiasa memperbaiki hati dalam setiap tindakan.
1. Pengertian Ikhlas
Ikhlas secara bahasa berarti bersih atau murni. Dalam syariat Islam, ikhlas adalah memurnikan niat beramal hanya semata-mata karena Allah Swt., tanpa ada tujuan lain seperti mencari pujian manusia, mengharapkan imbalan materi, atau ingin dipandang baik. Niat ikhlas menjadikan amal bernilai ibadah dan berpahala, meskipun amal tersebut berupa aktivitas duniawi. Sebaliknya, tanpa ikhlas, amal ibadah sekalipun bisa tidak bernilai di sisi Allah.
2. Hadis tentang Niat dan Ikhlas
Salah satu hadis yang paling masyhur tentang ikhlas adalah hadis riwayat Umar bin Khattab ra. yang berbunyi: إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى (Innamal a'maalu binniyaati wa innamaa likulli mri'in maa nawaa). Artinya: 'Sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya bagi setiap orang (balasan) sesuai dengan apa yang diniatkannya.' (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa niat adalah penentu kualitas dan nilai suatu amal di mata Allah. Jika niatnya ikhlas karena Allah, maka pahalanya besar.
3. Pentingnya Niat Ikhlas dalam Beramal
Niat ikhlas menjadi pembeda antara ibadah dan adat kebiasaan, serta antara amal yang diterima dan yang ditolak. Misalnya, makan adalah kebiasaan, tetapi jika diniatkan untuk menguatkan badan agar bisa beribadah, maka menjadi bernilai pahala. Shalat adalah ibadah, tetapi jika niatnya hanya agar dilihat orang lain, maka tidak ikhlas dan bisa tergolong riya'. Oleh karena itu, setiap muslim wajib menjaga niatnya agar selalu murni hanya untuk mencari ridha Allah Swt. dalam setiap aktivitas, baik ibadah maupun muamalah.
4. Ciri-ciri Orang Ikhlas
Orang yang ikhlas memiliki beberapa ciri, di antaranya: tidak mengharapkan pujian atau sanjungan dari orang lain, merasa sama saja dipuji atau dicela dalam beramal, tidak memamerkan amal kebaikan, tidak menyesal jika amalnya tidak diketahui orang, dan tetap beramal baik meskipun tidak ada yang melihat. Mereka juga tidak mudah putus asa jika amalnya tidak dihargai manusia, karena tujuan utamanya adalah ridha Allah. Fokus mereka adalah pada hubungan dengan Allah, bukan dengan manusia.
5. Dampak Positif Ikhlas dalam Hidup
Keikhlasan membawa banyak dampak positif. Di antaranya, amal perbuatan menjadi lebih berkah dan diterima di sisi Allah, hati menjadi lebih tenang dan jauh dari penyakit hati seperti riya' (pamer) dan sum'ah (ingin didengar orang lain), serta mendapatkan pertolongan dan perlindungan dari Allah dalam menghadapi kesulitan. Orang yang ikhlas juga akan merasakan kebahagiaan sejati karena tidak tergantung pada penilaian manusia. Keikhlasan juga membentuk pribadi yang jujur dan tulus dalam berinteraksi sosial.
6. Cara Melatih Keikhlasan
Melatih keikhlasan membutuhkan kesadaran dan latihan terus-menerus. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah: selalu mengingat Allah dan tujuan akhirat, merenungi makna hadis tentang niat, membiasakan diri beramal secara sembunyi-sembunyi, menghindari pujian dan fokus pada kualitas amal, serta memperbanyak doa agar Allah menguatkan niat. Muhasabah (introspeksi diri) setiap selesai beramal juga penting untuk mengevaluasi niat yang ada di hati.
Rangkuman: Ikhlas adalah memurnikan niat beramal hanya karena Allah Swt., tanpa mengharapkan pujian atau balasan dari manusia, sebagaimana ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad saw. Ikhlas menjadi penentu diterimanya amal dan membawa banyak dampak positif bagi pelakunya, seperti ketenangan hati dan keberkahan. Melatih keikhlasan memerlukan kesadaran dan latihan terus-menerus dalam setiap perbuatan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ikhlas | Memurnikan niat beramal hanya karena Allah Swt. |
| Niat | Maksud atau tujuan dalam hati saat melakukan sesuatu. |
| Riya' | Beramal agar dilihat atau dipuji orang lain. |
| Sum'ah | Beramal agar didengar orang lain. |
| Muhasabah | Introspeksi diri atau evaluasi diri. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hadis tentang Ikhlas" mata pelajaran Qur'an Hadis Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Peta Materi Qur'an Hadis Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Hukum Bacaan MadModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHukum Bacaan QalqalahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKandungan Surah tentang Kepedulian SosialModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
Tajwid (Mad Far'i: Wajib dan Jaiz)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopHadis tentang Rezeki HalalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopInfak di Jalan AllahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTajwid (Hukum Lam dan Ra)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Qur'an Hadis lain yang sudah tersedia
Hukum Bacaan Mad 'Iwadh, Mad Layyin, dan Mad 'Aridh LissukunQur'an Hadis Kelas VIII MTsLihat semua Modul Ajar Qur'an Hadis Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Qur'an Hadis kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hadis tentang Ikhlas pada Qur'an Hadis MTs, Fase D, elemen Hadis.
Modul Hadis tentang Ikhlas ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Qur'an Hadis kelas VIII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Qur'an Hadis materi Hadis tentang Ikhlas ini gratis?
Ya. Modul Hadis tentang Ikhlas untuk kelas VIII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hadis tentang Ikhlas ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Qur'an Hadis kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Qur'an Hadis kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hadis tentang Ikhlas ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hadis tentang Ikhlas dapat Anda sesuaikan dengan murid Qur'an Hadis kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Qur'an Hadis kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hadis tentang Ikhlas ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase D untuk kelas VIII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hadis tentang Ikhlas tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hadis tentang Ikhlas untuk Qur'an Hadis kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hadis tentang Ikhlas ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Qur'an Hadis kelas VIII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hadis tentang Ikhlas beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Qur'an Hadis kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Qur'an Hadis ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Hadis tentang Ikhlas yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.