Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas IV
Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui kisah singkat Nabi Muhammad saw. dan beberapa ajarannya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Peserta didik menunjukkan sikap jujur dan amanah dalam meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad saw. saat membangun Madinah. - kewargaan — elemen: memperhatikan hak dan kewajiban warga negara
Peserta didik memahami pentingnya hak dan kewajiban dalam menciptakan kerukunan antarumat beragama di Madinah. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik aktif bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis strategi Nabi Muhammad saw. membangun persatuan dan kerukunan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami kisah teladan para nabi dan rasul, sahabat, serta tokoh-tokoh muslim yang berpengaruh, dan mengambil ibrah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Nabi Muhammad saw. membangun Masjid Nabawi, mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Ansar, serta membuat Piagam Madinah. |
| Konseptual | Pembangunan Madinah adalah contoh nyata kepemimpinan profetik yang melibatkan aspek spiritual, sosial, dan politik untuk menciptakan masyarakat madani. |
| Prosedural | Menganalisis langkah-langkah strategis Nabi Muhammad saw. dalam membangun peradaban di Madinah dan mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari sejarah Nabi Muhammad saw. dapat membentuk karakter dan keterampilan sosial yang relevan untuk masa kini. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari kisah Nabi Muhammad saw. membangun Madinah untuk meneladani ketaatan dan kecintaan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Aktif mencari tahu dan menganalisis strategi Nabi Muhammad saw. dalam membangun peradaban demi menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan semangat gotong royong dan kebersihan seperti saat pembangunan Masjid Nabawi untuk menjaga lingkungan sekolah dan sekitar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Meneladani persaudaraan Muhajirin dan Ansar untuk membangun kerukunan serta toleransi antar sesama teman di sekolah dan masyarakat. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memahami Piagam Madinah sebagai landasan persatuan dan kerukunan untuk mencintai dan menjaga keutuhan tanah air Indonesia yang beragam. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian cerita bergambar, peserta didik dapat menjelaskan alasan Nabi Muhammad saw. hijrah ke Madinah dengan tepat.
- Setelah mengamati video, peserta didik dapat mengidentifikasi langkah-langkah Nabi Muhammad saw. dalam membangun Masjid Nabawi sebagai pusat peradaban dengan benar.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis upaya Nabi Muhammad saw. mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Ansar secara runtut.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menguraikan pentingnya Piagam Madinah sebagai landasan kerukunan antarumat beragama dengan tepat.
- Setelah melakukan simulasi, peserta didik dapat menunjukkan sikap toleransi dan kerja sama dalam membangun lingkungan yang rukun sesuai teladan Nabi Muhammad saw. dengan percaya diri.
- Melalui proyek mini, peserta didik dapat merancang poster berisi pesan kerukunan berdasarkan nilai-nilai dari kisah Nabi Muhammad saw. membangun Madinah secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami kisah Nabi Muhammad saw. membangun Madinah akan membantu peserta didik meneladani nilai-nilai persatuan, kerukunan, dan kepemimpinan yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, apa rahasia Nabi Muhammad saw. bisa membuat banyak orang dari suku dan agama berbeda hidup rukun di Madinah?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman agama dan suku serta pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Bahasa Indonesia: Keterampilan membaca teks sejarah, menuliskan ide, dan presentasi lisan di depan kelas. Ilmu Pengetahuan Sosial: Memahami konsep masyarakat, pemerintahan, dan sejarah peradaban awal Islam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mengajak peserta didik berdiskusi tentang pentingnya kerukunan di lingkungan tempat tinggal mereka dan menceritakan contoh nyata. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses proyektor untuk menayangkan video dan gambar, serta bahan ajar digital. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang sejarah Nabi Muhammad saw. dan presentasi digital untuk menyajikan materi serta hasil diskusi kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian cerita bergambar, peserta didik dapat menjelaskan alasan Nabi Muhammad saw. hijrah ke Madinah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Tebak Kata Berbisik: Guru membisikkan satu kata kunci terkait materi (misal: 'Hijrah') kepada peserta didik pertama, lalu peserta didik membisikkannya ke teman sebelahnya sampai peserta didik terakhir menyebutkan kata yang didengar. Ini melatih fokus dan konsentrasi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati video, peserta didik dapat mengidentifikasi langkah-langkah Nabi Muhammad saw. dalam membangun Masjid Nabawi sebagai pusat peradaban dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Gambar Berantai: Guru menggambar satu objek sederhana di papan tulis (misal: batu bata), lalu meminta satu peserta didik maju menambahkan satu elemen gambar, dilanjutkan peserta didik lain hingga menjadi gambar yang relevan dengan materi (misal: masjid).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 30 menit
Tujuan: Kamu akan menganalisis alasan hijrah Nabi Muhammad saw. dan langkah-langkah beliau membangun Masjid Nabawi.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Kisah Nabi Muhammad saw. membangun Kota Madinah adalah salah satu babak terpenting dalam sejarah Islam.
Alat & bahan: Cerita bergambar 'Hijrah Nabi', video 'Pembangunan Masjid Nabawi', alat tulis, kertas A4
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
1 2 3 4 Mendatar 2. Persaudaraan dalam Islam. Menurun 1. Kaum muslimin dari Mekah yang hijrah ke Madinah. 3. Perpindahan Nabi Muhammad saw. dan umat Islam dari Mekah ke Madinah. 4. Kaum muslimin penduduk asli Madinah yang menolong Muhajirin. Gambar 1. Teka-teki silang - Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan kondisi Mekah sebelum hijrah.
- Bacalah cerita bergambar tentang hijrah Nabi Muhammad saw. Dan catatlah 3 alasan utama Nabi hijrah ke Madinah.
- Tontonlah video tentang pembangunan Masjid Nabawi dan catatlah 3 fungsi utama masjid tersebut pada masa Nabi.
- Diskusikan dengan kelompokmu, bagaimana 3 alasan hijrah dan 3 fungsi Masjid Nabawi saling berkaitan dalam pembangunan kota Madinah.
- Tuliskan hasil diskusimu pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kota Mekah?
- Siapa Nabi Muhammad saw. itu?
- Menurutmu, mengapa orang-orang perlu pindah tempat tinggal?
- Apa fungsi utama sebuah masjid?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek mini berupa poster pesan kerukunan dan ujian tertulis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan alasan Nabi Muhammad saw. hijrah ke Madinah. | Alasan hijrah Nabi Muhammad saw. | 3 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi langkah-langkah Nabi Muhammad saw. dalam membangun Masjid Nabawi. | Pembangunan dan fungsi Masjid Nabawi. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menganalisis upaya Nabi Muhammad saw. mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Ansar. | Persaudaraan Muhajirin dan Ansar. | 3 JP | kolaborasi |
| 4 | Menguraikan pentingnya Piagam Madinah sebagai landasan kerukunan. | Piagam Madinah dan kerukunan antarumat. | 2 JP | kewargaan |
Kisah Nabi Muhammad saw. membangun Kota Madinah adalah salah satu babak terpenting dalam sejarah Islam. Setelah menghadapi berbagai tantangan di Mekah, Nabi Muhammad saw. hijrah ke Madinah dan memulai pembangunan peradaban Islam yang gemilang. Kisah ini penuh dengan hikmah dan teladan tentang kepemimpinan, persatuan, dan kerukunan yang relevan hingga saat ini.
1. Latar Belakang Hijrah ke Madinah
Sebelum hijrah, Nabi Muhammad saw. dan para pengikutnya menghadapi penindasan hebat dari kaum Quraisy di Mekah. Mereka disiksa, diboikot, dan banyak yang meninggal dunia. Di sisi lain, penduduk Yatsrib (nama lama Madinah) yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj, serta kaum Yahudi, sering bertikai. Mereka membutuhkan pemimpin yang bijaksana untuk mendamaikan. Setelah beberapa kali baiat (janji setia) dari penduduk Yatsrib, Allah Swt. memerintahkan Nabi Muhammad saw. untuk hijrah ke sana. Hijrah ini bukan hanya perpindahan fisik, tetapi juga awal dari pembangunan masyarakat Islam yang damai dan berkeadilan.
2. Pembangunan Masjid Nabawi
Setibanya di Madinah, hal pertama yang dilakukan Nabi Muhammad saw. adalah membangun masjid. Masjid ini kemudian dikenal sebagai Masjid Nabawi. Pembangunan masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah salat, tetapi juga sebagai pusat kegiatan masyarakat. Di sana, kaum muslimin belajar agama, bermusyawarah, menyelesaikan masalah, bahkan sebagai tempat pengobatan. Masjid Nabawi menjadi simbol persatuan dan identitas baru bagi umat Islam di Madinah, menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan.
3. Mempersaudarakan Muhajirin dan Ansar
Kaum Muhajirin adalah muslimin Mekah yang hijrah ke Madinah tanpa membawa harta benda. Sedangkan kaum Ansar adalah penduduk asli Madinah yang telah memeluk Islam dan memiliki harta. Nabi Muhammad saw. dengan cerdas mempersaudarakan (ukhuwah) setiap Muhajirin dengan Ansar. Misalnya, Abdurrahman bin Auf dipersaudarakan dengan Sa'ad bin Rabi'. Kaum Ansar dengan ikhlas membagi harta dan tempat tinggal mereka kepada Muhajirin. Ini adalah contoh luar biasa tentang solidaritas dan pengorbanan demi persatuan umat, menghilangkan perbedaan status sosial dan ekonomi.
4. Piagam Madinah: Landasan Kerukunan
Madinah adalah kota yang multikultural, dihuni oleh berbagai suku dan agama, termasuk Yahudi dan Nasrani. Untuk menciptakan ketertiban dan kerukunan, Nabi Muhammad saw. menyusun sebuah perjanjian yang dikenal sebagai Piagam Madinah (Mitsaq Madinah). Piagam ini mengatur hak dan kewajiban setiap warga, menjamin kebebasan beragama, dan menegaskan bahwa semua pihak harus saling membantu dalam menjaga keamanan kota. Piagam Madinah adalah konstitusi tertulis pertama di dunia yang menjamin hak asasi manusia dan kerukunan antarumat beragama, menunjukkan visi jauh ke depan Nabi Muhammad saw. dalam membangun masyarakat madani.
5. Strategi Kepemimpinan Nabi Muhammad saw.
Dalam membangun Madinah, Nabi Muhammad saw. menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa. Beliau menerapkan strategi yang komprehensif: pertama, membangun fondasi spiritual dengan masjid; kedua, membangun fondasi sosial dengan persaudaraan; dan ketiga, membangun fondasi politik dengan Piagam Madinah. Semua ini dilakukan dengan keteladanan, kebijaksanaan, dan keadilan. Nabi Muhammad saw. tidak hanya menjadi pemimpin agama, tetapi juga negarawan dan pemersatu umat yang berhasil mengubah Madinah menjadi pusat peradaban Islam yang maju dan damai.
Rangkuman: Kisah Nabi Muhammad saw. membangun Madinah adalah pelajaran berharga tentang bagaimana menciptakan masyarakat yang adil dan rukun. Dimulai dengan hijrah, Nabi membangun Masjid Nabawi sebagai pusat kegiatan, mempersaudarakan Muhajirin dan Ansar untuk memperkuat solidaritas, dan menyusun Piagam Madinah sebagai landasan kerukunan antarumat beragama. Teladan kepemimpinan beliau mengajarkan pentingnya persatuan, toleransi, dan keadilan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hijrah | Perpindahan Nabi Muhammad saw. dan umat Islam dari Mekah ke Madinah. |
| Muhajirin | Kaum muslimin dari Mekah yang hijrah ke Madinah. |
| Ansar | Kaum muslimin penduduk asli Madinah yang menolong Muhajirin. |
| Ukhuwah | Persaudaraan dalam Islam. |
| Piagam Madinah | Perjanjian yang dibuat Nabi Muhammad saw. untuk mengatur kehidupan di Madinah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Mari Kita Mengaji dan Mengkaji Q.S. Al-Hujurat/49:13 dan Hadis tentang KeragamanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeladan Mulia AsmaulhusnaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIndahnya Saling Menghargai dalam KeragamanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenyambut Usia BaligModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Hijrah Nabi Muhammad saw. ke MadinahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap5 dari 5 siap unduh
Mari Mengaji dan Mengkaji Q.S. At-Tin dan Hadis tentang SilaturahmiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBeriman kepada Rasul-Rasul AllahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAku Anak SalehModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal Salat Jumat, Duha, dan TahajudModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD S.A.WPendidikan Agama Islam Kelas IV SDKisah Nabi MusaPendidikan Agama Islam Kelas IV SDAsmaul husna(al-Gaffar,al-Wahhab,al-Fattah,al-Latif)Pendidikan Agama Islam Kelas IV SDAsmaul husna(al-gaffar,al-wahhab,al-fattah,al-latif),Salat Sunah rawatib,duha dan tahajudPendidikan Agama Islam Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas IV →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah masuk ASAS Pendidikan Agama Islam Kelas IV Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Pendidikan Agama Islam Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase B, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.
Modul Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas IV SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah ini gratis?
Ya. Modul Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah untuk Pendidikan Agama Islam kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Kisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota Madinah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.