Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas IV
Kisah Nabi Musa
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Kisah Nabi Musa |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik drama dan presentasi |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal nama-nama nabi dan rasul serta beberapa kisah nabi secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan keyakinan akan kekuasaan Allah Swt. melalui kisah Nabi Musa a.s. dalam menghadapi Firaun. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik menganalisis hikmah dari setiap peristiwa dalam kisah Nabi Musa a.s. serta mengambil pelajaran berharga. - kolaborasi — elemen: Bekerja Sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun dan menampilkan drama pendek tentang kisah Nabi Musa a.s.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an, Hadis, dan Sejarah Peradaban Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan pemahaman tentang kisah para nabi dan rasul sebagai teladan serta hikmah yang terkandung di dalamnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kisah Nabi Musa a.s. adalah serangkaian peristiwa nyata yang terjadi di masa lalu, seperti kelahiran, pengangkatan sebagai nabi, mukjizat, dan hijrahnya Bani Israil. |
| Konseptual | Kisah Nabi Musa a.s. mengajarkan konsep keimanan kepada Allah Swt., perjuangan melawan kezaliman, kesabaran, dan pentingnya berpegang teguh pada kebenaran. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan peristiwa dalam kisah Nabi Musa a.s. dan cara mengidentifikasi hikmah dari setiap bagian cerita. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari kisah para nabi bukan hanya menghafal cerita, tetapi untuk menemukan teladan dan nilai-nilai yang relevan dengan kehidupannya. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari kebesaran Allah Swt. melalui mukjizat Nabi Musa a.s. dan kekuasaan-Nya atas Firaun yang zalim. |
| 2. Cinta Ilmu | Memiliki semangat mencari tahu dan memahami setiap detail kisah Nabi Musa a.s. untuk menemukan pelajaran berharga. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan lingkungan belajar dan menggunakan sumber daya dengan bijak saat membuat proyek drama. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun kerja sama yang baik dengan teman saat belajar kelompok dan menghargai pendapat orang lain. |
| 5. Cinta Tanah Air | Meneladani semangat perjuangan Nabi Musa a.s. dalam membela kebenaran dan keadilan untuk bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam kisah Nabi Musa a.s. dengan benar.
- Menjelaskan urutan peristiwa penting dalam kisah Nabi Musa a.s. secara kronologis.
- Menganalisis mukjizat Nabi Musa a.s. dan kaitannya dengan kekuasaan Allah Swt. dengan tepat.
- Mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari setiap peristiwa dalam kisah Nabi Musa a.s.
- Menceritakan kembali kisah Nabi Musa a.s. dengan bahasa sendiri secara runtut dan jelas.
- Menunjukkan sikap berani, sabar, dan gigih dalam menghadapi kesulitan sebagai cerminan teladan Nabi Musa a.s.
Pemahaman bermakna: Memahami kisah Nabi Musa a.s. bukan sekadar mengetahui urutan peristiwa, tetapi juga meneladani kesabaran, keberanian, dan keteguhan iman dalam menghadapi tantangan hidup.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian mendengar cerita tentang seorang anak yang dibuang ke sungai dan akhirnya menjadi pemimpin besar?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik drama dan presentasi |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menceritakan kembali kisah Nabi Musa a.s. secara lisan dan tulisan yang runtut dan jelas. Seni Budaya dan Prakarya: Membuat poster, sketsa, atau drama pendek yang menggambarkan kisah Nabi Musa a.s. PPKn: Memahami nilai keadilan, keberanian membela kebenaran, dan menolak kezaliman seperti yang dicontohkan Nabi Musa a.s. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membacakan kisah Nabi Musa a.s. di rumah atau mendiskusikan hikmahnya bersama anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas dihias dengan poster bergambar tokoh atau adegan penting dari kisah Nabi Musa a.s. untuk memicu minat belajar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi kisah Nabi Musa a.s. dari platform edukasi untuk visualisasi dan memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam kisah Nabi Musa a.s. dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Tokoh: Guru menyebutkan ciri-ciri tokoh dari kisah Nabi Musa, peserta didik menebak namanya. Contoh: 'Raja yang zalim dan mengaku Tuhan.' Guru menyapa, berdoa, presensi. Apersepsi dengan pertanyaan 'Siapa yang suka mendengarkan cerita pahlawan?' Dilanjutkan dengan menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati gambar-gambar yang berhubungan dengan kisah Nabi Musa a.s. (misalnya bayi di keranjang, tongkat, laut terbelah) dan mencoba mengidentifikasi tokoh-tokoh yang mungkin terlibat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan tokoh-tokoh yang mereka kenali dari gambar dan menuliskan nama serta perannya di lembar kerja. Mereka juga mencari tahu nama-nama tokoh lain yang relevan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan daftar tokohnya. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi, dan menguatkan pemahaman tentang tokoh-tokoh utama dalam kisah Nabi Musa a.s. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan tokoh-tokoh penting. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi, mengingatkan untuk membaca kisah Nabi Musa di rumah, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan urutan peristiwa penting dalam kisah Nabi Musa a.s. secara kronologis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Rantai Kata: Peserta didik menyebutkan satu kata terkait Nabi Musa, lalu siswa berikutnya menyambung dengan kata lain yang berhubungan, membentuk rantai cerita. Guru menyapa, berdoa, presensi. Mengingatkan kembali tokoh-tokoh pertemuan sebelumnya. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan 'Bagaimana perjalanan hidup Nabi Musa dari kecil hingga dewasa?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menonton video animasi singkat atau mendengarkan ringkasan cerita tentang kelahiran Nabi Musa a.s. hingga dibesarkan di istana Firaun, lalu membahas peristiwa-peristiwa awal. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik menyusun kartu peristiwa yang disediakan guru (misalnya: kelahiran Musa, ditemukan Firaun, dibesarkan di istana, Musa membela Bani Israil) secara berurutan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menempelkan urutan peristiwa di papan tulis dan menceritakan kembali secara singkat. Guru memberikan koreksi dan penguatan tentang kronologi awal kisah Nabi Musa a.s. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik dan guru merefleksikan pentingnya urutan cerita. Guru memberikan apresiasi, motivasi untuk terus belajar, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 40 menit
Tujuan: Mengidentifikasi tokoh, urutan peristiwa, dan hikmah dari kisah Nabi Musa a.s.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: s. adalah salah satu cerita paling inspiratif dalam Al-Qur'an.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, gunting, lem, kartu peristiwa, gambar tokoh
Langkah kerja:
- Baca dan pahami kisah Nabi Musa a.s. yang disediakan.
- Identifikasi tokoh-tokoh utama dan tuliskan peran masing-masing.
- Susun kartu peristiwa secara berurutan pada garis waktu.
- Tuliskan minimal 3 hikmah yang dapat diambil dari kisah ini.
- Presentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa nama nabi yang pernah melawan raja yang zalim?
- Pernahkah kalian mendengar cerita tentang tongkat yang bisa berubah menjadi ular?
- Apa yang kalian ketahui tentang kaum Bani Israil?
- Mengapa penting bagi kita untuk belajar kisah para nabi?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan saat menyusun drama atau cerita bergambar.
Sumatif (akhir): Penilaian performa drama/presentasi cerita dan hasil 'Jurnal Teladan' yang berisi rangkuman dan hikmah kisah Nabi Musa a.s.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam kisah Nabi Musa a.s. | Tokoh-tokoh dalam kisah Nabi Musa a.s. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menjelaskan urutan peristiwa penting dalam kisah Nabi Musa a.s. | Kronologi kisah Nabi Musa a.s. | 8 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis mukjizat Nabi Musa a.s. dan kaitannya dengan kekuasaan Allah Swt. | Mukjizat Nabi Musa a.s. dan kebesaran Allah Swt. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari setiap peristiwa dalam kisah Nabi Musa a.s. | Hikmah kisah Nabi Musa a.s. | 4 JP | penalaran kritis |
| 5 | Menceritakan kembali kisah Nabi Musa a.s. dengan bahasa sendiri secara runtut dan jelas. | Penyampaian kisah Nabi Musa a.s. | 8 JP | kolaborasi |
| 6 | Menunjukkan sikap berani, sabar, dan gigih sebagai cerminan teladan Nabi Musa a.s. | Teladan sikap Nabi Musa a.s. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
Kisah Nabi Musa a.s. adalah salah satu cerita paling inspiratif dalam Al-Qur'an. Cerita ini penuh dengan pelajaran tentang keberanian, kesabaran, dan keteguhan iman dalam menghadapi kezaliman. Melalui kisah ini, kita akan belajar bagaimana Allah Swt. selalu menolong hamba-Nya yang beriman dan bagaimana seorang hamba harus berjuang menegakkan kebenaran meskipun tantangan yang dihadapi sangat besar.
1. Kelahiran dan Masa Kecil Nabi Musa a.s.
Nabi Musa a.s. lahir di Mesir pada masa pemerintahan Firaun yang kejam. Firaun memerintahkan pembunuhan setiap bayi laki-laki Bani Israil. Ibu Musa yang khawatir, memasukkan Musa ke dalam keranjang dan menghanyutkannya ke Sungai Nil atas petunjuk Allah Swt. Bayi Musa ditemukan oleh istri Firaun, Asiyah, yang kemudian merawatnya di istana. Ini menunjukkan kekuasaan Allah yang Maha Kuasa, menyelamatkan Musa dari tangan Firaun yang ingin membunuhnya.
2. Musa di Madyan dan Penerimaan Wahyu
Setelah dewasa, Musa tidak sengaja membunuh seorang Mesir dan melarikan diri ke Madyan. Di sana, ia bertemu Nabi Syuaib dan menikah dengan salah satu putrinya. Setelah sepuluh tahun, Musa kembali ke Mesir. Dalam perjalanan, ia melihat api di Gunung Sinai. Saat mendekat, Allah Swt. memanggilnya dan mengangkatnya sebagai nabi. Allah memerintahkan Musa untuk berdakwah kepada Firaun dan Bani Israil, serta memberinya mukjizat tongkat yang bisa berubah menjadi ular dan tangan yang bersinar putih.
3. Dakwah Nabi Musa a.s. kepada Firaun
Nabi Musa a.s. dengan berani menghadap Firaun dan menyerukannya untuk beriman kepada Allah Swt. Firaun menolak dan menuduh Musa sebagai penyihir. Firaun menantang Musa untuk beradu sihir dengan para penyihirnya. Atas izin Allah, tongkat Musa menelan semua ular sihir mereka, membuat para penyihir mengakui kebenaran Musa dan beriman kepada Allah Swt. Namun, Firaun tetap sombong dan terus menentang.
4. Mukjizat dan Azab untuk Firaun
Allah Swt. menurunkan beberapa azab kepada kaum Firaun, seperti belalang, kutu, katak, darah, dan kekeringan. Namun, Firaun tetap tidak mau beriman. Puncak mukjizat adalah ketika Allah memerintahkan Musa untuk memukulkan tongkatnya ke laut, lalu Laut Merah terbelah menjadi dua. Bani Israil menyeberang dengan selamat, namun ketika Firaun dan pasukannya mengejar, mereka tenggelam di laut yang kembali menyatu. Ini adalah bukti nyata kekuasaan Allah Swt. yang tak terbatas.
5. Pelajaran dan Hikmah Kisah Nabi Musa a.s.
Kisah Nabi Musa a.s. mengajarkan banyak pelajaran. Pertama, pentingnya keberanian dan keteguhan iman dalam menghadapi kezaliman. Kedua, kesabaran dalam berjuang menegakkan kebenaran. Ketiga, Allah Swt. akan selalu menolong hamba-Nya yang beriman dan bertawakal. Keempat, setiap kezaliman pasti akan dihukum oleh Allah Swt. Kita harus meneladani sifat-sifat mulia Nabi Musa a.s. dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkuman: Kisah Nabi Musa a.s. adalah perjalanan hidup seorang nabi yang penuh perjuangan melawan kezaliman Firaun dan Bani Israil yang membangkang. Dari kelahirannya yang ajaib, penerimaan wahyu, mukjizat-mukjizat luar biasa seperti tongkat menjadi ular dan membelah laut, hingga kemenangan atas Firaun, kisah ini mengajarkan kita tentang kekuasaan Allah Swt., pentingnya keberanian, kesabaran, keteguhan iman, dan meneladani akhlak mulia dalam menghadapi tantangan hidup.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Firaun | Raja Mesir yang zalim dan mengaku sebagai Tuhan. |
| Bani Israil | Keturunan Nabi Ya'qub a.s., kaum Nabi Musa a.s. |
| Mukjizat | Kejadian luar biasa yang diberikan Allah kepada para nabi sebagai bukti kenabian. |
| Wahyu | Firman Allah yang disampaikan kepada para nabi dan rasul. |
| Tawakal | Berserah diri sepenuhnya kepada Allah setelah berusaha maksimal. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kisah Nabi Musa" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kisah Nabi Musa yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Mari Kita Mengaji dan Mengkaji Q.S. Al-Hujurat/49:13 dan Hadis tentang KeragamanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeladan Mulia AsmaulhusnaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIndahnya Saling Menghargai dalam KeragamanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenyambut Usia BaligModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Hijrah Nabi Muhammad saw. ke MadinahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap5 dari 5 siap unduh
Mari Mengaji dan Mengkaji Q.S. At-Tin dan Hadis tentang SilaturahmiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBeriman kepada Rasul-Rasul AllahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAku Anak SalehModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal Salat Jumat, Duha, dan TahajudModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi Muhammad saw. Membangun Kota MadinahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
KISAH HIJRAH NABI MUHAMMAD S.A.WPendidikan Agama Islam Kelas IV SDKisah Perjalanan Hijrah Nabi Muhammad saw. ke MadinahPendidikan Agama Islam Kelas IV SDAdab Bertamu dan Menerima TamuPendidikan Agama Islam Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas IV →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Kisah Nabi Musa masuk ASAS Pendidikan Agama Islam Kelas IV Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Pendidikan Agama Islam Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kisah Nabi Musa pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase B, elemen Al-Qur'an, Hadis, dan Sejarah Peradaban Islam.
Modul Kisah Nabi Musa ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas IV SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Kisah Nabi Musa ini gratis?
Ya. Modul Kisah Nabi Musa untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kisah Nabi Musa ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kisah Nabi Musa ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kisah Nabi Musa dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kisah Nabi Musa ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kisah Nabi Musa tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kisah Nabi Musa untuk Pendidikan Agama Islam kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kisah Nabi Musa ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kisah Nabi Musa beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Kisah Nabi Musa yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.