MTsKelas IXFase DSemester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas IX
Digital Life

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Dunia digital membawa manfaat dan risiko. Penting untuk membedakan fakta dari mitos, memahami risiko keamanan seperti phishing dan cyberbullying, serta menjaga privasi data pribadi. Kita juga perlu mampu memberikan saran keamanan online dan secara kritis menangkal hoaks dengan memverifikasi informasi dari sumber terpercaya. Dengan literasi digital yang baik, kita dapat berinteraksi secara aman dan bertanggung jawab, menciptakan lingkungan online yang positif dan produktif.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Digital Life
Bahasa Inggris · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Digital Life
Bahasa Inggris · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasD / IX
Materi PokokDigital Life
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang penggunaan internet dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Mengembangkan kesadaran untuk menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab, sesuai nilai-nilai agama dan etika.
  2. penalaran kritis — elemen: merefleksi dan mengevaluasi pemikiran
    Menganalisis informasi digital secara kritis untuk mengidentifikasi kebenaran dan potensi bias atau hoaks.
  3. komunikasi — elemen: berkomunikasi dan berinteraksi
    Menyampaikan gagasan tentang keamanan dan etika digital secara efektif dalam berbagai konteks.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak – Berbicara (Listening – Speaking)
Rumusan CP FasePeserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan mengomunikasikan gagasan, pengalaman, dan minat secara sederhana dalam konteks kehidupan sehari-hari dan lingkungan sosial. Mereka mampu memahami dan merespons berbagai jenis teks lisan dengan percaya diri.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta tentang berbagai platform digital, data pengguna, dan dampak positif negatifnya.
KonseptualKonsep literasi digital, jejak digital, keamanan siber, privasi online, dan etika berkomunikasi di ranah digital.
ProseduralLangkah-langkah mengidentifikasi hoaks, menjaga privasi akun, serta melaporkan konten tidak pantas secara aman.
MetakognitifKesadaran akan pentingnya berpikir kritis sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi digital, serta tanggung jawab pribadi dalam berinteraksi online.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga fakta dan tiga mitos terkait penggunaan teknologi digital dengan tepat.
  2. Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan minimal tiga risiko keamanan digital dan cara menghindarinya secara akurat.
  3. Dengan menyimak contoh teks, peserta didik dapat menggunakan frasa dan ekspresi yang tepat untuk memberikan saran terkait keamanan online secara mandiri.
  4. Melalui analisis berita, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri hoaks dan memberikan respons yang tepat untuk menangkalnya dengan percaya diri.
  5. Setelah menyusun infografis, peserta didik dapat mempresentasikan tips menjaga privasi dan keamanan data pribadi di dunia digital secara jelas.
  6. Melalui simulasi, peserta didik dapat menunjukkan sikap kritis dan bijak dalam menyaring informasi digital serta menghindari penyebaran hoaks dengan bertanggung jawab.
Halaman 2 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa dunia digital adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern yang membawa manfaat dan risiko, sehingga penting untuk memiliki literasi digital yang kuat untuk berinteraksi secara aman dan bertanggung jawab.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa memastikan bahwa dunia digital yang kita jelajahi setiap hari adalah tempat yang aman dan bermanfaat bagi kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Membangun kesadaran akan etika berkomunikasi di ranah digital (ghibah, fitnah) dan tanggung jawab moral dalam menyebarkan informasi.
Informatika: Memahami konsep dasar keamanan jaringan, privasi data, dan cara kerja algoritma yang mempengaruhi informasi digital.
Bahasa Indonesia: Menganalisis struktur teks berita dan artikel opini untuk mengidentifikasi argumen yang kuat dan lemah dalam konteks isu digital.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali diajak untuk mendampingi peserta didik dalam menggunakan perangkat digital di rumah dan memastikan keamanan online mereka.
Lingkungan PembelajaranKelas dilengkapi dengan akses internet terbatas dan proyektor, serta poster berisi tips keamanan digital untuk menciptakan suasana belajar yang mendukung.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform diskusi online untuk berbagi informasi dan sumber belajar tambahan, serta penggunaan aplikasi pengecek fakta untuk verifikasi berita.
Halaman 3 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga fakta dan tiga mitos terkait penggunaan teknologi digital dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Digital: Guru menyebutkan satu kata terkait dunia digital (misal 'hashtag'), peserta didik menebak artinya atau penggunaannya dalam satu menit.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Apa saja aplikasi yang paling sering kalian gunakan di ponsel? Apa manfaatnya bagi kalian?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan bahwa mereka akan belajar mengidentifikasi fakta dan mitos tentang kehidupan digital.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa pernyataan kontroversial tentang 'Digital Life' (misalnya, 'Internet membuat kita lebih pintar' atau 'Semua informasi di media sosial itu benar') dan meminta peserta didik untuk merespons dengan mengangkat kartu 'Fakta' atau 'Mitos'.
  2. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil yang heterogen.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan lembar kerja yang berisi daftar pernyataan terkait 'Digital Life' dan meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan apakah pernyataan tersebut fakta atau mitos, serta memberikan alasannya.
  4. Guru berkeliling membimbing diskusi kelompok, memastikan setiap anggota aktif berpartisipasi dan memahami tugasnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok meneliti kebenaran pernyataan-pernyataan tersebut menggunakan sumber daya yang tersedia (buku teks, internet melalui perangkat yang diizinkan).
  2. Peserta didik berkolaborasi untuk mengumpulkan bukti atau argumen yang mendukung atau menyanggah setiap pernyataan.
  3. Setiap kelompok mencatat hasil diskusinya, termasuk alasan dan bukti pendukung, dalam lembar kerja mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas, menjelaskan mana yang fakta dan mana yang mitos, serta alasan di baliknya.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan, serta membandingkan hasil temuan mereka.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan fakta dan mitos umum tentang 'Digital Life', menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya verifikasi informasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang fakta dan mitos dalam 'Digital Life'.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang ingin mereka ketahui lebih lanjut tentang 'Digital Life', lalu mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa mencari contoh lain fakta dan mitos digital, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan minimal tiga risiko keamanan digital dan cara menghindarinya secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Benar atau Salah (Digital Safety Edition): Guru membacakan pernyataan tentang keamanan digital, peserta didik menjawab 'Benar' atau 'Salah' dengan isyarat tangan. Contoh: 'Berbagi kata sandi dengan teman itu aman.'
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Pernahkah kalian mendengar tentang orang yang akun media sosialnya diretas atau data pribadinya bocor? Bagaimana perasaan kalian jika itu terjadi?' untuk memicu diskusi tentang risiko online.
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi risiko keamanan digital dan cara menghindarinya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan studi kasus singkat tentang seseorang yang mengalami masalah keamanan digital (misalnya, penipuan online atau pencurian identitas) dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi masalah utamanya.
  2. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya atau kelompok baru.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan lembar kerja yang berisi pertanyaan-pertanyaan panduan untuk menganalisis studi kasus dan mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi serta dampaknya.
  4. Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok harus mencari solusi atau langkah-langkah pencegahan untuk kasus tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus secara mendalam, mengidentifikasi jenis risiko keamanan digital yang ada (misalnya, phishing, cyberbullying, data breach).
  2. Peserta didik berdiskusi dan mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet) tentang cara-cara efektif untuk menghindari risiko-risiko tersebut.
  3. Setiap kelompok merumuskan minimal tiga risiko keamanan digital dan tiga cara konkret untuk menghindarinya, lalu menuliskannya dalam lembar kerja.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus dan solusi yang mereka tawarkan di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau menambahkan informasi yang relevan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi untuk membandingkan solusi dari setiap kelompok, mengoreksi miskonsepsi, dan menguatkan pemahaman tentang praktik keamanan digital terbaik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat daftar ringkas 'Do's and Don'ts' untuk keamanan digital.
  2. Refleksi: Peserta didik menuliskan satu komitmen pribadi untuk menjaga keamanan digital mereka, lalu guru memberikan apresiasi atas ide-ide cemerlang yang telah disampaikan.
  3. Guru memberikan pengantar singkat untuk materi selanjutnya tentang memberikan saran keamanan online, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 3Dengan menyimak contoh teks, peserta didik dapat menggunakan frasa dan ekspresi yang tepat untuk memberikan saran terkait keamanan online secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Digital Charades: Guru menuliskan istilah terkait digital safety di kartu, peserta didik memperagakannya tanpa suara, teman menebak. Contoh: 'strong password', 'two-factor authentication'.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan, 'Jika temanmu bercerita ia hampir menjadi korban penipuan online, nasihat apa yang akan kamu berikan?' untuk mengaitkan dengan materi sebelumnya dan memancing ide.
  3. Penyampaian tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu belajar bagaimana memberikan saran tentang keamanan online menggunakan bahasa Inggris yang tepat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa skenario singkat tentang masalah keamanan online (misalnya, 'Your friend clicked a suspicious link.' atau 'Someone asked for your password online.') dan meminta peserta didik untuk memikirkan saran yang bisa diberikan.
  2. Guru memutarkan rekaman audio atau video pendek yang berisi percakapan tentang memberikan saran keamanan online.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan teks transkrip percakapan atau contoh frasa yang digunakan untuk memberikan saran (misalnya, 'You should...', 'It's a good idea to...', 'Make sure you...'). Peserta didik diminta mengidentifikasi frasa-frasa tersebut.
  4. Guru menjelaskan struktur kalimat dan konteks penggunaan frasa pemberi saran dalam bahasa Inggris.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara berpasangan berlatih menggunakan frasa pemberi saran dengan merespons skenario-skenario yang diberikan oleh guru.
  2. Setiap pasangan membuat dialog singkat (minimal 4-5 kalimat) yang berisi pemberian saran tentang keamanan online berdasarkan skenario yang mereka pilih atau buat sendiri.
  3. Guru berkeliling, memberikan bimbingan, dan mengoreksi pelafalan serta tata bahasa yang digunakan oleh peserta didik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Beberapa pasangan terpilih maju ke depan kelas untuk memperagakan dialog mereka.
  2. Peserta didik lain memberikan umpan balik positif dan konstruktif terhadap penampilan teman-temannya, khususnya terkait penggunaan frasa pemberi saran.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru mengulas kembali frasa-frasa kunci untuk memberikan saran, memastikan peserta didik memahami penggunaannya dengan tepat, dan menguatkan pentingnya komunikasi yang jelas dalam memberikan nasihat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan berbagai frasa dan ekspresi yang telah dipelajari untuk memberikan saran.
  2. Refleksi: Peserta didik menuliskan satu saran keamanan online yang paling penting untuk diingat, lalu guru memberikan motivasi dan apresiasi atas keberanian mereka berlatih berbicara.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh lain percakapan tentang memberikan saran, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Digital Detective Challenge!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi fakta dan mitos tentang dunia digital serta memberikan saran keamanan online.

Alat & bahan: Lembar kerja, pena, smartphone (opsional untuk riset), kartu 'Fakta'/'Mitos'.

Langkah kerja:

  1. Read the statements below. (Bacalah pernyataan-pernyataan di bawah ini.)
  2. Discuss with your group whether each statement is a 'Fact' or a 'Myth'. (Diskusikan dengan kelompokmu apakah setiap pernyataan adalah 'Fakta' atau 'Mitos'.)
  3. Write down your reasons and supporting evidence for each statement. (Tuliskan alasan dan bukti pendukungmu untuk setiap pernyataan.)
  4. Based on the given scenarios, write down appropriate advice using phrases like 'You should...' or 'It's a good idea to...'. (Berdasarkan skenario yang diberikan, tuliskan saran yang tepat menggunakan frasa seperti 'You should...' atau 'It's a good idea to...'.)
  5. Prepare to present your findings and advice to the class. (Bersiaplah untuk mempresentasikan temuan dan saranmu di depan kelas.)
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaanmenjodohkan · 6 pasangesai LKPD · 3 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang 'Digital Life'?
  2. Apa saja aplikasi digital yang sering kalian gunakan?
  3. Menurut kalian, apa manfaat dan risiko terbesar dari penggunaan internet?
  4. Pernahkah kalian mendengar istilah 'hoaks' atau 'cyberbullying'?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka dalam memberikan saran keamanan online.

Sumatif (akhir): Penilaian infografis dan presentasi tentang tips keamanan digital serta kemampuan peserta didik dalam menganalisis dan menangkal hoaks.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi fakta dan mitos terkait penggunaan teknologi digital.Fakta dan Mitos Digital2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan risiko keamanan digital dan cara menghindarinya.Risiko Keamanan Digital2 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Menggunakan frasa dan ekspresi untuk memberikan saran terkait keamanan online.Memberikan Saran Keamanan Online2 JPkomunikasi
4Mengidentifikasi ciri-ciri hoaks dan memberikan respons yang tepat.Mengidentifikasi dan Menangkal Hoaks2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenggunakan teknologi digital sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah dengan menyebarkan kebaikan dan menghindari perbuatan dosa seperti ghibah dan fitnah.
2. Cinta IlmuMencari dan memverifikasi informasi digital secara kritis, tidak mudah percaya hoaks, serta memanfaatkan teknologi untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan.
3. Cinta LingkunganMenjaga etika dan keamanan dalam berinteraksi di dunia maya, tidak menyebarkan ujaran kebencian, serta turut serta dalam kampanye positif menjaga lingkungan digital yang sehat.
4. Cinta Diri dan SesamaMelindungi privasi diri dan orang lain di dunia digital, tidak melakukan cyberbullying, serta saling mengingatkan untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
5. Cinta Tanah AirMenggunakan platform digital untuk mempromosikan nilai-nilai positif bangsa, menyebarkan informasi yang membangun, dan berpartisipasi aktif dalam upaya menjaga persatuan di dunia maya.
Halaman 9 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di modul 'Digital Life'! Di era modern ini, dunia digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Dari belajar hingga bersosialisasi, teknologi digital menawarkan banyak kemudahan. Namun, seiring dengan manfaatnya, ada pula tantangan dan risiko yang perlu kita pahami. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi dunia digital dengan bijak, aman, dan bertanggung jawab.

1. Mengenal Dunia Digital: Fakta dan Mitos
Dunia digital adalah ruang interaksi yang luas, mencakup internet, media sosial, aplikasi, dan perangkat elektronik. Banyak informasi beredar, namun tidak semuanya benar. Penting untuk membedakan fakta (informasi yang terbukti kebenarannya) dari mitos (keyakinan yang salah). Contohnya, 'Semakin banyak teman online, semakin populer' adalah mitos. Popularitas sejati bukan hanya jumlah teman, melainkan kualitas interaksi dan dampak positif yang diberikan. Verifikasi informasi adalah kunci dalam menavigasi dunia ini.

2. Risiko Keamanan Digital yang Perlu Diwaspadai
Interaksi di dunia digital membawa beberapa risiko keamanan. Phishing adalah upaya penipuan untuk mendapatkan data pribadi seperti kata sandi atau nomor kartu kredit melalui email atau pesan palsu. Cyberbullying adalah perundungan yang terjadi secara online, seringkali melalui media sosial. Pencurian identitas terjadi ketika informasi pribadi digunakan tanpa izin. Selain itu, ada risiko penyebaran malware atau virus yang dapat merusak perangkat. Memahami risiko ini adalah langkah pertama untuk melindungi diri.

3. Menjaga Privasi dan Data Pribadi Online
Privasi adalah hak untuk mengontrol informasi pribadi kita. Di dunia digital, ini berarti berhati-hati dalam membagikan data seperti alamat, nomor telepon, atau lokasi. Gunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun, serta aktifkan otentikasi dua faktor. Selalu periksa pengaturan privasi di aplikasi dan media sosialmu. Jangan mudah percaya pada tautan atau permintaan yang mencurigakan. Ingat, jejak digitalmu bisa bertahan selamanya, jadi berhati-hatilah dengan apa yang kamu unggah.

4. Memberikan Saran Keamanan Online dalam Bahasa Inggris
Penting untuk bisa memberikan saran kepada teman atau keluarga tentang cara menjaga keamanan online. Kamu bisa menggunakan frasa seperti 'You should change your password regularly.' (Kamu harus mengganti kata sandimu secara berkala.) atau 'It's a good idea to enable two-factor authentication.' (Sebaiknya aktifkan otentikasi dua faktor.) Frasa lain termasuk 'Make sure you don't click suspicious links.' (Pastikan kamu tidak mengklik tautan mencurigakan.) dan 'You ought to be careful with what you share online.' (Kamu seharusnya berhati-hati dengan apa yang kamu bagikan online.)

5. Turn Back Hoax!: Melawan Berita Palsu
Hoaks adalah informasi palsu yang disebarkan dengan tujuan menipu atau memprovokasi. Ciri-ciri hoaks antara lain judul yang provokatif, sumber tidak jelas, atau meminta untuk segera disebarkan tanpa verifikasi. Untuk menangkal hoaks, selalu cek fakta dari sumber terpercaya, bandingkan berita dari beberapa media, dan jangan langsung menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Berpikir kritis adalah kunci untuk menjadi konsumen informasi yang cerdas dan bertanggung jawab di era digital.

Rangkuman: Dunia digital membawa manfaat dan risiko. Penting untuk membedakan fakta dari mitos, memahami risiko keamanan seperti phishing dan cyberbullying, serta menjaga privasi data pribadi. Kita juga perlu mampu memberikan saran keamanan online dan secara kritis menangkal hoaks dengan memverifikasi informasi dari sumber terpercaya. Dengan literasi digital yang baik, kita dapat berinteraksi secara aman dan bertanggung jawab, menciptakan lingkungan online yang positif dan produktif.

Halaman 10 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Digital LifeKehidupan yang terhubung dengan teknologi digital.
HoaxInformasi palsu yang disebarkan untuk menipu.
PhishingUpaya penipuan untuk mendapatkan data pribadi secara ilegal.
CyberbullyingPerundungan yang terjadi melalui media digital.
Privacy SettingsPengaturan untuk mengontrol siapa yang dapat melihat informasi pribadi Anda.
Two-Factor AuthenticationSistem keamanan yang memerlukan dua metode verifikasi identitas.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Digital Life — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Digital Life" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Digital Life — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATISWord + PDF · nama Anda tercetak · tanpa watermark · ±1 menit

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Digital Life ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas IXPeta Konsep
Digital LifeMengenal Dunia Digital: Fakta dan MitosRisiko Keamanan Digital yang Perlu DiwaspadaiMenjaga Privasi dan Data Pribadi OnlineMemberikan Saran Keamanan Online dalam Bahasa InggrisTurn Back Hoax!: Melawan Berita Palsu
Dari sub-bab Digital LifeHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Digital Life yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Digital Life pada Bahasa Inggris MTs, Fase D, elemen Menyimak – Berbicara (Listening – Speaking).

Modul Digital Life ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Inggris kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Inggris materi Digital Life ini gratis?

Ya. Modul Digital Life untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Digital Life ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Inggris kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Digital Life ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Digital Life dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Digital Life ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Digital Life tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Digital Life untuk Bahasa Inggris kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Digital Life ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Inggris kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Digital Life beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Inggris kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Inggris ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Digital Life yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Inggris SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Inggris MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.