Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas IX
Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami hak dan kewajiban warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila sebagai Fondasi Bernegara |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis berbagai bentuk penyampaian pendapat yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta dapat mengemukakan pendapat secara bertanggung jawab dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Penyampaian pendapat dapat berupa demonstrasi damai, petisi, dialog publik, atau tulisan di media massa. |
| Konseptual | Bentuk-bentuk penyampaian pendapat diatur oleh undang-undang untuk menjaga ketertiban dan menghormati hak orang lain. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menyusun dan menyampaikan pendapat secara efektif dan bertanggung jawab. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memilih bentuk penyampaian pendapat yang tepat sesuai tujuan dan dampaknya. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa menyampaikan pendapat adalah bentuk syukur atas nikmat kebebasan berpendapat yang diberikan Allah SWT, serta menggunakannya untuk kebaikan bersama. |
| 2. Cinta Ilmu | Berusaha mencari informasi dan data yang akurat sebelum menyampaikan pendapat, menunjukkan semangat untuk terus belajar dan berpikir kritis. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memperhatikan dampak penyampaian pendapat terhadap lingkungan sosial, menjaga agar tidak menimbulkan perpecahan atau konflik di masyarakat. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menyampaikan pendapat dengan santun dan menghargai perbedaan pandangan orang lain, serta berani membela kebenaran dengan cara yang bermartabat. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menggunakan hak menyampaikan pendapat untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, serta berkontribusi dalam pembangunan yang adil dan makmur. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi empat bentuk penyampaian pendapat yang legal di Indonesia dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kelebihan dan kekurangan masing-masing bentuk penyampaian pendapat secara kritis.
- Setelah menelaah studi kasus, peserta didik dapat merancang strategi penyampaian pendapat yang efektif dan bertanggung jawab sesuai konteks masalah.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan penyampaian pendapat dalam bentuk dialog publik dengan bahasa yang santun dan argumen yang logis.
- Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat menyusun laporan hasil analisis bentuk penyampaian pendapat dengan runtut dan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami berbagai bentuk penyampaian pendapat akan membantumu menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab dalam menyuarakan aspirasi demi kemajuan bersama.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara agar pendapatmu didengar dan membawa perubahan positif tanpa menimbulkan masalah?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menyusun argumen yang koheren dan menyampaikan pendapat secara lisan maupun tulisan dengan efektif. Sejarah: Menganalisis contoh-contoh penyampaian pendapat dalam sejarah Indonesia dan dampaknya terhadap perubahan sosial atau politik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdialog mengenai pengalaman mereka dalam menyampaikan pendapat di lingkungan masyarakat atau pekerjaan, lalu dibagikan kepada peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang intensif dan simulasi dialog publik dengan ruang gerak yang cukup, serta tersedianya area diskusi di luar kelas jika diperlukan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan mesin pencari untuk riset berita atau kasus aktual terkait penyampaian pendapat dan menggunakan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil diskusi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi empat bentuk penyampaian pendapat yang legal di Indonesia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan penyampaian pendapat dalam bentuk dialog publik dengan bahasa yang santun dan argumen yang logis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis berbagai bentuk penyampaian pendapat dari studi kasus.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara dalam negara demokrasi. Hak ini memungkinkan kamu untuk menyuarakan aspirasi, kekhawatiran, atau ide-ide untuk kemajuan bersama.
Alat & bahan: Kertas, pulpen, bahan ajar, gawai (opsional)
Langkah kerja:
- Bacalah studi kasus 'Permasalahan Sampah Lingkungan' yang diberikan oleh guru.
- Amati gambar 1 tentang jenis-jenis penyampaian pendapat yang mungkin dilakukan.
Gambar 1. Peta pikiran - Identifikasi dan catatlah minimal empat bentuk penyampaian pendapat yang relevan untuk kasus tersebut di tabel.
- Diskusikan dalam kelompok kelebihan dan kekurangan dari setiap bentuk penyampaian pendapat yang kamu identifikasi.
- Catatlah hasil diskusimu di kolom yang tersedia pada tabel.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang hak warga negara untuk menyampaikan pendapat?
- Menurutmu, mengapa ada aturan dalam menyampaikan pendapat?
- Sebutkan satu contoh cara menyampaikan pendapat yang pernah kamu lihat atau dengar!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi dialog.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan analisis bentuk penyampaian pendapat dan praktik simulasi dialog publik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bentuk penyampaian pendapat | Pengamatan kasus dan diskusi kelompok tentang demonstrasi, petisi, dialog, dan media massa. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis kelebihan dan kekurangan bentuk penyampaian pendapat | Diskusi kelompok menganalisis studi kasus dan membandingkan karakteristik setiap bentuk. | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Merancang strategi penyampaian pendapat | Pembahasan skenario masalah dan perumusan strategi penyampaian pendapat yang efektif. | 2 JP | kewargaan |
| 4 | Mempraktikkan penyampaian pendapat dalam dialog publik | Simulasi dialog publik dan evaluasi bersama. | 2 JP | komunikasi |
Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara dalam negara demokrasi. Hak ini memungkinkan kamu untuk menyuarakan aspirasi, kekhawatiran, atau ide-ide untuk kemajuan bersama. Namun, hak ini juga disertai tanggung jawab. Memahami berbagai bentuk penyampaian pendapat akan membantumu memilih cara yang paling tepat dan efektif untuk menyuarakan suaramu.
1. Demonstrasi atau Unjuk Rasa
Demonstrasi atau unjuk rasa adalah kegiatan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih untuk mengeluarkan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara demonstratif di muka umum. Bentuk ini sering dipilih untuk menunjukkan dukungan atau penolakan terhadap suatu kebijakan. Demonstrasi harus dilakukan secara damai, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Penting untuk memiliki izin atau pemberitahuan kepada pihak berwenang agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan aman, serta tidak melanggar hak orang lain. Contohnya adalah aksi damai menolak kenaikan harga bahan pokok.
2. Petisi dan Aksi Online
Petisi adalah pernyataan tertulis yang ditujukan kepada pihak berwenang, berisi permohonan atau tuntutan. Saat ini, petisi sering dilakukan secara online melalui platform digital, memungkinkan pengumpulan dukungan dari banyak orang dalam waktu singkat. Aksi online lainnya bisa berupa kampanye di media sosial atau penyebaran informasi melalui platform digital. Bentuk ini efektif untuk menggalang dukungan luas dan menarik perhatian publik serta pembuat kebijakan terhadap suatu isu. Misalnya, petisi online untuk melestarikan hutan lindung yang terancam pembangunan.
3. Dialog Publik dan Audiensi
Dialog publik adalah forum diskusi terbuka antara warga negara dengan pihak berwenang atau pemangku kepentingan untuk membahas suatu isu. Audiensi adalah pertemuan formal antara perwakilan masyarakat atau organisasi dengan pejabat publik untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Bentuk ini memungkinkan komunikasi dua arah, di mana pendapat dapat disampaikan dan ditanggapi secara langsung. Ini merupakan cara yang efektif untuk mencari solusi bersama dan membangun pemahaman antara berbagai pihak. Contohnya adalah dialog antara warga dengan pemerintah daerah mengenai pembangunan infrastruktur.
4. Tulisan di Media Massa dan Media Sosial
Menyampaikan pendapat melalui tulisan di media massa, seperti surat pembaca di koran, artikel opini, atau blog, merupakan cara formal untuk menyuarakan pikiran. Selain itu, media sosial juga menjadi platform populer untuk menyampaikan pendapat, baik melalui unggahan pribadi, komentar, atau diskusi di grup. Bentuk ini memungkinkan penyebaran informasi dan pandangan kepada khalayak luas. Penting untuk memastikan informasi yang disampaikan akurat, berlandaskan fakta, dan menggunakan bahasa yang bertanggung jawab agar tidak menimbulkan hoaks atau ujaran kebencian. Contohnya adalah artikel opini tentang pentingnya pendidikan karakter di sekolah.
Rangkuman: Penyampaian pendapat adalah hak warga negara yang dijamin undang-undang. Bentuk-bentuknya meliputi demonstrasi, petisi, aksi online, dialog publik, audiensi, serta tulisan di media massa dan media sosial. Setiap bentuk memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya sendiri. Penting untuk memilih bentuk yang tepat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan etika serta peraturan yang berlaku agar pendapat dapat disampaikan secara efektif dan membawa dampak positif bagi masyarakat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Demonstrasi | Kegiatan mengeluarkan pikiran di muka umum secara demonstratif. |
| Petisi | Pernyataan tertulis berisi permohonan atau tuntutan kepada pihak berwenang. |
| Audiensi | Pertemuan formal untuk menyampaikan aspirasi kepada pejabat publik. |
| Dialog Publik | Diskusi terbuka antara warga dan pemangku kepentingan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 3 · Kemerdekaan Berpendapat Warga Negara pada Era Keterbukaan Informasi
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 3Kemerdekaan Berpendapat Warga Negara pada Era Keterbukaan InformasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kop3.1Makna Kemerdekaan Berpendapat Warga Negara3.2Jaminan Kemerdekaan Berpendapat di Indonesia3.3Bentuk-Bentuk Penyampaian PendapatSedang Anda buka3.4Keterbukaan Informasi Publik3.5Praktik Mengemukakan PendapatBukan Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Hubungan Pancasila dengan UUD NRI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara KesatuanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHak dan Kewajiban Warga NegaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKemerdekaan Berpendapat Warga Negara pada Era Keterbukaan InformasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat GlobalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYAMenjaga Keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Kedaulatan NKRIPendidikan Pancasila Kelas IX MTsLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat pada Pendidikan Pancasila MTs, Fase D, elemen Pancasila sebagai Fondasi Bernegara.
Modul Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat ini gratis?
Ya. Modul Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat untuk Pendidikan Pancasila kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.