Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas IV
Perilaku Amanah
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas IV materi Perilaku Amanah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Perilaku Amanah yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas IV lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Perilaku Amanah |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar tentang kejujuran dan pentingnya menepati janji dalam interaksi sosial.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik menunjukkan perilaku amanah sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan rumah. - kewargaan — elemen: peran serta sebagai warga negara
Peserta didik memahami pentingnya amanah dalam menjaga kepercayaan dan hak orang lain, serta berkontribusi positif di lingkungan sekitar. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh perilaku amanah dan tidak amanah, serta menganalisis dampaknya bagi diri sendiri dan orang lain.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akhlak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik terbiasa menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, seperti perilaku amanah, jujur, hormat kepada orang tua dan guru, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Amanah berarti dapat dipercaya, seperti menjaga titipan teman atau melaksanakan tugas yang diberikan oleh guru. |
| Konseptual | Amanah adalah sifat terpuji yang merupakan salah satu akhlak mulia dalam Islam, mencakup menjaga hak Allah, hak manusia, dan hak diri sendiri. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah untuk menjadi pribadi yang amanah, seperti menjaga rahasia, menepati janji, dan mengembalikan barang titipan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa berperilaku amanah akan membawa ketenangan hati dan kepercayaan dari orang lain, serta menyadari pentingnya refleksi diri. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu menjelaskan pengertian amanah dengan benar setelah menyimak penjelasan guru dan berdiskusi kelompok.
- Peserta didik mampu mengidentifikasi dalil naqli tentang perintah berperilaku amanah dari Al-Qur'an dan Hadis dengan tepat setelah membaca sumber belajar.
- Peserta didik mampu memberikan contoh perilaku amanah dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah setelah mengamati video dan berdiskusi.
- Peserta didik mampu menganalisis dampak positif berperilaku amanah bagi diri sendiri dan orang lain setelah studi kasus dan presentasi kelompok.
- Peserta didik mampu menganalisis dampak negatif tidak berperilaku amanah bagi diri sendiri dan orang lain setelah studi kasus dan presentasi kelompok.
- Peserta didik mampu menyusun komitmen pribadi untuk menerapkan perilaku amanah dalam berbagai situasi setelah refleksi mandiri.
- Peserta didik mampu mempraktikkan perilaku amanah dalam simulasi atau proyek sederhana di sekolah dengan penuh tanggung jawab.
Pemahaman bermakna: Berperilaku amanah adalah kunci untuk membangun kepercayaan dan menciptakan lingkungan yang harmonis, baik di sekolah, rumah, maupun masyarakat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa orang lain bisa percaya kepada kita dan apa yang terjadi jika kita tidak menjaga kepercayaan itu?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menuliskan komitmen pribadi dan menyusun laporan sederhana hasil proyek 'Petugas Amanah'. Pendidikan Pancasila: Memahami amanah sebagai bagian dari nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab warga negara. Matematika: Menghitung dan mencatat jumlah barang titipan atau inventaris kelas sebagai bentuk amanah dalam pengelolaan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua berperan dalam mengawasi dan memberikan contoh perilaku amanah di rumah, serta mendukung proyek sekolah yang melibatkan tanggung jawab anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia area khusus untuk praktik menjaga barang titipan atau mengelola tugas. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang kisah-kisah amanah dari para Nabi atau tokoh teladan, serta aplikasi sederhana untuk membuat 'Kartu Komitmen Amanah' digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu menjelaskan pengertian amanah dengan benar setelah menyimak penjelasan guru dan berdiskusi kelompok. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Kata Amanah: Guru menyebutkan kata kunci, peserta didik menebak kata 'Amanah' dengan petunjuk 'dapat dipercaya' atau 'menjaga titipan'. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang kejujuran, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Apa itu amanah?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati beberapa gambar atau video pendek tentang situasi yang memerlukan kepercayaan, kemudian berdiskusi kelompok untuk mendefinisikan 'amanah' berdasarkan pengamatan mereka. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok menuliskan definisi amanah versi mereka di kertas, lalu mempresentasikan di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian amanah secara komprehensif. Guru memberikan contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok, meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari, dan mengingatkan untuk selalu menjaga kepercayaan. Pertemuan ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Contextual Teaching and Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu mengidentifikasi dalil naqli tentang perintah berperilaku amanah dari Al-Qur'an dan Hadis dengan tepat setelah membaca sumber belajar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Menyusun Ayat: Guru menuliskan potongan ayat atau hadis tentang amanah secara acak, peserta didik menyusunnya menjadi kalimat yang benar. Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, mengulas kembali pengertian amanah, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan bertanya 'Di mana kita bisa menemukan perintah tentang amanah?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik membaca dan mencermati dalil naqli (QS. An-Nisa: 58, QS. Al-Mu'minun: 8, Hadis tentang tanda-tanda munafik) dari buku teks atau lembar kerja, kemudian menggarisbawahi kata kunci. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan makna dalil-dalil tersebut dan mengaitkannya dengan pengertian amanah yang telah dipelajari. Mereka juga menuliskan transliterasi dan artinya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan dalil yang ditemukan beserta maknanya. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya dalil sebagai landasan berperilaku amanah. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru mengapresiasi kerja keras peserta didik, meminta mereka menghafalkan potongan dalil pendek, dan menutup dengan doa serta pesan untuk mengamalkan amanah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik mampu memberikan contoh perilaku amanah dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah setelah mengamati video dan berdiskusi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan Amanah: Guru memperagakan gerakan atau mimik yang menunjukkan amanah (misal: mengembalikan pensil), peserta didik menebak perilaku apa itu. Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, mengaitkan dalil amanah dengan praktik sehari-hari, menyampaikan tujuan, dan bertanya 'Bagaimana amanah itu terlihat di rumah atau sekolah?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati video pendek atau skenario kasus tentang situasi di rumah dan sekolah yang menunjukkan perilaku amanah dan tidak amanah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Secara individu, peserta didik menuliskan minimal 5 contoh perilaku amanah yang bisa mereka lakukan di rumah dan sekolah. Kemudian, mereka berbagi dengan teman sebangku. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Beberapa peserta didik membacakan contoh-contohnya. Guru memberikan umpan balik dan melengkapi daftar contoh perilaku amanah yang relevan dengan usia mereka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif, meminta peserta didik untuk mulai mempraktikkan contoh-contoh tersebut, dan menutup dengan doa serta motivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh perilaku amanah dan tidak amanah serta menganalisis dampaknya.
Alat & bahan: Kertas, alat tulis, spidol warna, gambar/kartu studi kasus
Langkah kerja:
- Amati gambar atau baca studi kasus yang diberikan guru.
- Diskusikan dalam kelompok, mana yang termasuk perilaku amanah dan mana yang tidak.
- Tuliskan contoh perilaku amanah dan tidak amanah pada kolom yang sesuai.
- Analisis dampak positif dari perilaku amanah dan dampak negatif dari perilaku tidak amanah.
- Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang janji?
- Pernahkah kamu dititipi barang oleh teman? Apa yang kamu lakukan?
- Menurutmu, mengapa orang lain bisa percaya kepada kita?
- Apa yang terjadi jika kita tidak menepati janji?
Formatif (proses): Observasi sikap peserta didik saat berdiskusi, presentasi, dan menjalankan proyek 'Petugas Amanah Kelas'.
Sumatif (akhir): Tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta penilaian proyek 'Kartu Komitmen Amanah' dan 'Petugas Amanah Kelas'.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian amanah | Pengertian amanah | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi dalil naqli amanah | Dalil naqli amanah | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Memberikan contoh perilaku amanah | Contoh amanah di rumah dan sekolah | 2 JP | kewargaan |
| 4 | Menganalisis dampak perilaku amanah | Dampak positif dan negatif amanah | 4 JP | penalaran kritis, kewargaan |
| 5 | Menyusun komitmen dan mempraktikkan amanah | Komitmen pribadi dan praktik amanah | 6 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menerapkan amanah sebagai wujud ketaatan dan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, karena amanah adalah perintah agama. |
| 2. Cinta Ilmu | Menjaga amanah dalam belajar, seperti mengerjakan tugas dengan jujur dan tidak mencontek, sebagai bentuk cinta ilmu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan fasilitas sekolah sebagai amanah lingkungan, agar lingkungan nyaman untuk belajar dan bermain. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menjaga kepercayaan teman dan keluarga, menepati janji, dan tidak berkhianat sebagai wujud cinta diri dan sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjaga nama baik sekolah dan negara dengan berperilaku jujur dan bertanggung jawab sebagai wujud cinta tanah air. |
Anak-anak yang saleh dan salihah, pernahkah kalian dititipi sesuatu oleh teman atau guru? Bagaimana perasaan kalian saat dititipi? Merasa senang atau justru takut? Materi 'Perilaku Amanah' ini akan mengajak kalian memahami arti penting menjaga kepercayaan. Amanah adalah salah satu sifat terpuji yang sangat disukai Allah SWT dan Rasul-Nya. Dengan menjadi pribadi yang amanah, kalian akan disayangi banyak orang dan hidup menjadi lebih tenang.
1. Pengertian Amanah
Amanah secara bahasa berarti 'dapat dipercaya' atau 'terpercaya'. Dalam istilah syariat Islam, amanah adalah sifat terpuji yang menunjukkan bahwa seseorang dapat memegang dan melaksanakan kepercayaan yang diberikan kepadanya, baik itu berupa harta, rahasia, janji, atau tugas. Sifat amanah sangat penting dalam kehidupan, karena menjadi dasar bagi terjalinnya hubungan baik antar sesama manusia dan juga dengan Allah SWT. Orang yang amanah akan mendapatkan kepercayaan dari banyak pihak.
2. Dalil Naqli tentang Amanah
Allah SWT dan Rasul-Nya sangat menganjurkan umat Islam untuk berperilaku amanah. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman: "إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا۟ ٱلْأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهْلِهَا" (QS. An-Nisa: 58) yang artinya, 'Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.' Ayat ini menunjukkan perintah langsung dari Allah. Rasulullah SAW juga bersabda, "لَا إِيمَانَ لِمَنْ لَا أَمَانَةَ لَهُ" (Laa iimaana liman laa amaanata lahu) yang artinya, 'Tidak sempurna iman seseorang yang tidak memiliki amanah.' Hadis ini menegaskan bahwa amanah adalah bagian tak terpisahkan dari keimanan.
3. Contoh Perilaku Amanah
Perilaku amanah dapat kita terapkan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Di sekolah, contohnya adalah menjaga titipan pensil teman, tidak mencontek saat ujian, mengerjakan tugas tepat waktu, atau menjaga rahasia teman. Di rumah, amanah bisa berarti menjaga barang milik orang tua, membantu pekerjaan rumah sesuai janji, atau tidak berbohong. Bahkan amanah juga berarti menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri, karena tubuh dan lingkungan adalah titipan dari Allah SWT.
4. Dampak Positif Amanah
Berperilaku amanah membawa banyak kebaikan. Pertama, kita akan dipercaya oleh banyak orang, baik keluarga, teman, maupun guru. Kepercayaan ini membuat hubungan menjadi harmonis. Kedua, hati kita akan tenang karena tidak ada beban pikiran akibat berkhianat. Ketiga, Allah SWT akan mencintai kita dan memberikan keberkahan. Keempat, kita akan dihormati dan dihargai oleh lingkungan sekitar. Sifat amanah juga membentuk karakter yang kuat dan bertanggung jawab, menjadi pribadi yang dicontoh.
5. Dampak Negatif Tidak Amanah
Sebaliknya, jika kita tidak amanah, akan ada banyak dampak buruk yang menimpa. Orang lain akan kehilangan kepercayaan kepada kita, sehingga sulit bagi kita untuk mendapatkan bantuan atau dukungan. Hati akan merasa tidak tenang dan gelisah karena telah berkhianat. Allah SWT tidak akan meridai perbuatan kita. Selain itu, kita bisa dijauhi teman dan tidak dihormati. Tidak amanah juga bisa menimbulkan permusuhan dan merusak hubungan baik antar sesama, bahkan bisa berakibat pada dosa.
Rangkuman: Amanah adalah sifat terpuji yang berarti dapat dipercaya, baik dalam menjaga titipan, rahasia, janji, maupun tugas. Allah SWT dan Rasul-Nya sangat memerintahkan umat Islam untuk amanah, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an dan Hadis. Berperilaku amanah membawa dampak positif seperti dipercaya, hati tenang, dan dicintai Allah. Sebaliknya, tidak amanah akan menyebabkan hilangnya kepercayaan, kegelisahan, dan dosa. Mari kita biasakan diri untuk selalu amanah dalam setiap aspek kehidupan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Amanah | Dapat dipercaya, jujur, setia. |
| Dalil Naqli | Dasar hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis. |
| Akhlak Mulia | Perilaku terpuji atau budi pekerti yang baik. |
| Karakter | Sifat-sifat kejiwaan, akhlak, atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Perilaku Amanah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Iman kepada MalaikatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi MusaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDzikir dan DoaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Iman kepada RasulBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerilaku Jujur dan AmanahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBersuci dari Hadas Kecil dan BesarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKisah Nabi Ayub a.s. dan Nabi Musa a.s.Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Asmaul husna(al-Gaffar,al-Wahhab,al-Fattah,al-Latif)Pendidikan Agama Islam Kelas IV SDAsmaul husna(al-gaffar,al-wahhab,al-fattah,al-latif),Salat Sunah rawatib,duha dan tahajudPendidikan Agama Islam Kelas IV SDHuruf Hijaiyah Bersambung (3 kata atau Lebih)Pendidikan Agama Islam Kelas IV SDHuruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamahPendidikan Agama Islam Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas IV →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Perilaku Amanah ini gratis?
Ya. Modul Perilaku Amanah untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Perilaku Amanah ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase B untuk kelas IV SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perilaku Amanah untuk Pendidikan Agama Islam kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Perilaku Amanah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perilaku Amanah pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase B, elemen Akhlak.
Bisakah modul Perilaku Amanah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perilaku Amanah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.