Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas XII
Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar iman kepada qada dan qadar serta pentingnya akhlak mulia dalam Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akhlak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis dan menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sikap sabar, syukur, dan tawakal dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan, serta menunjukkan perilaku yang mencerminkan keteladanan Rasulullah SAW. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sabar adalah menahan diri dari keluh kesah, emosi, dan perbuatan buruk saat menghadapi kesulitan atau musibah. |
| Konseptual | Sabar adalah prinsip fundamental dalam Islam yang memiliki beragam jenis dan tingkatan, serta merupakan kunci meraih rida Allah SWT. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah praktis untuk melatih dan membiasakan diri bersabar dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya sabar sebagai bentuk ibadah dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta bagaimana melatihnya secara konsisten. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meyakini bahwa setiap musibah dan ujian adalah ketetapan dari Allah SWT, serta berserah diri sepenuhnya kepada-Nya dengan hati yang sabar dan ikhlas. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari dan mendalami ilmu tentang keutamaan sabar dalam Al-Qur'an dan Hadis untuk memperkuat keyakinan dan motivasi dalam menghadapinya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Bersabar dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak merusak alam, karena musibah seringkali juga diakibatkan oleh kelalaian manusia. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berempati dan bersabar dalam membantu sesama yang sedang tertimpa musibah, serta menunjukkan kasih sayang tanpa mengharapkan balasan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Sabar dalam membangun dan mempertahankan persatuan bangsa, serta tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan saat menghadapi tantangan bersama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian dalil naqli dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi makna sabar, musibah, dan ujian menurut ajaran Islam dengan tepat.
- Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis sabar dan hikmahnya dalam menghadapi musibah dan ujian dengan benar.
- Melalui simulasi dan presentasi, peserta didik dapat menunjukkan contoh-contoh perilaku sabar dalam menghadapi musibah dan ujian di kehidupan sehari-hari secara kontekstual.
- Setelah merancang strategi pribadi, peserta didik dapat menyusun rencana tindakan untuk membiasakan diri bersabar dalam menghadapi tantangan hidup dengan runtut.
- Dengan melakukan praktik pembiasaan, peserta didik dapat menerapkan sikap sabar dalam situasi nyata di lingkungan sekolah dan rumah sesuai nilai-nilai Islam.
Pemahaman bermakna: Sabar bukan hanya menahan diri dari keluh kesah, tetapi juga merupakan kekuatan batin yang menuntun pada ketenangan jiwa dan ketaatan kepada Allah SWT di tengah berbagai ujian kehidupan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa dalam hidup ini kita sering dihadapkan pada cobaan, dan bagaimana Islam mengajarkan kita untuk menghadapinya dengan hati yang tenang?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks dalil naqli dan menyusun presentasi yang runtut dan komunikatif. Sejarah Kebudayaan Islam: Mengkaji kisah-kisah teladan kesabaran para nabi dan sahabat sebagai inspirasi. Bimbingan dan Konseling: Mengembangkan strategi pribadi untuk mengelola emosi dan membiasakan diri bersabar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk memantau dan memberikan dukungan moral kepada peserta didik dalam menerapkan perilaku sabar di rumah dan lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, serta tersedia akses ke perpustakaan atau sumber digital untuk mencari referensi tambahan tentang kisah teladan kesabaran. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan gawai dan internet untuk mencari dalil naqli, studi kasus, video inspiratif, atau kisah teladan tentang kesabaran dari sumber-sumber Islam yang terpercaya. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian dalil naqli dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi makna sabar, musibah, dan ujian menurut ajaran Islam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis sabar dan hikmahnya dalam menghadapi musibah dan ujian dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi makna sabar, musibah, dan ujian, serta mengklasifikasikan jenis-jenis sabar dan hikmahnya.
Alat & bahan: Al-Qur'an terjemah, alat tulis, kertas HVS, spidol warna
Langkah kerja:
- Amati Gambar 1 yang menunjukkan suasana di tengah musibah, lalu tuliskan apa yang kalian lihat dan rasakan pada kolom 'Pengamatan'.
Situasi Pasca Bencana Rumah-rumah hancur, jalanan terputus. Warga terlihat mengais puing-puing. Beberapa orang membantu membersihkan, sebagian lain tampak kebingungan. Gambar 1. Teks bacaan - Bacalah dengan saksama QS. Al-Baqarah: 153 dan QS. Ali Imran: 200 (terjemahnya), kemudian diskusikan dalam kelompok makna sabar, musibah, dan ujian berdasarkan ayat tersebut.
- Identifikasi jenis-jenis sabar (sabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, menghadapi musibah) dari daftar yang diberikan dan klasifikasikan studi kasus yang ada ke dalam jenis sabar yang tepat.
- Diskusikan hikmah yang dapat diambil dari setiap jenis sabar dan contoh perilaku sabar yang sesuai dengan studi kasus tersebut.
- Buatlah peta pikiran (mind map) atau infografis sederhana yang merangkum hasil diskusi kelompok kalian.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian pahami tentang sabar?
- Pernahkah kalian menghadapi musibah atau kesulitan? Bagaimana perasaan kalian saat itu?
- Menurut kalian, mengapa Allah SWT memberikan ujian kepada hamba-Nya?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil peta pikiran atau infografis.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi makna sabar, musibah, dan ujian menurut ajaran Islam. | Makna sabar, musibah, dan ujian serta dalil naqli terkait. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Mengklasifikasikan jenis-jenis sabar dan hikmahnya dalam menghadapi musibah dan ujian. | Jenis-jenis sabar (ketaatan, menjauhi maksiat, musibah) dan hikmahnya. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 3 | Menunjukkan contoh perilaku sabar dalam kehidupan sehari-hari. | Contoh-contoh perilaku sabar dalam berbagai konteks. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kemandirian |
Sabar adalah salah satu akhlak mulia dalam Islam yang sangat ditekankan. Ia menjadi pilar penting bagi setiap Muslim dalam menjalani kehidupan yang penuh dinamika, ujian, dan cobaan. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami hakikat sabar, jenis-jenisnya, serta bagaimana mengaplikasikannya dalam setiap aspek kehidupan, sehingga Anda dapat meraih ketenangan dan keridaan Allah SWT.
1. Makna Sabar dalam Islam
Sabar (صَبْرٌ) secara bahasa berarti menahan diri atau mengekang. Dalam terminologi syariat, sabar adalah menahan diri dari keluh kesah, menahan lisan dari ucapan yang tidak pantas, dan menahan anggota badan dari perbuatan yang tidak diridai Allah SWT saat menghadapi musibah, ujian, atau kesulitan. Sabar juga berarti konsisten dalam menjalankan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. Allah SWT berfirman: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ (QS. Al-Baqarah: 153), yang artinya: 'Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.'
2. Musibah dan Ujian dalam Perspektif Islam
Musibah adalah segala sesuatu yang menimpa manusia, baik yang menyenangkan maupun menyedihkan, yang datang dari Allah SWT. Sementara ujian adalah cobaan yang diberikan Allah SWT untuk menguji keimanan dan ketakwaan hamba-Nya. Musibah dan ujian bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan bentuk kasih sayang-Nya untuk membersihkan dosa, mengangkat derajat, atau menguatkan iman. Setiap Muslim diperintahkan untuk bersabar dan mengambil hikmah dari setiap musibah dan ujian yang menimpa. Sikap inilah yang membedakan seorang mukmin sejati.
3. Jenis-Jenis Sabar
Sabar dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama. Pertama, sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT, seperti sabar dalam melaksanakan salat, puasa, atau jihad. Kedua, sabar dalam menjauhi kemaksiatan, yaitu menahan diri dari godaan hawa nafsu dan bisikan setan untuk melakukan perbuatan dosa. Ketiga, sabar dalam menghadapi musibah dan ujian, yakni menerima dengan lapang dada segala ketentuan Allah SWT, tidak berkeluh kesah, dan tetap berharap pahala dari-Nya. Ketiga jenis sabar ini saling berkaitan dan membentuk pribadi Muslim yang tangguh.
4. Hikmah dan Keutamaan Sabar
Banyak hikmah dan keutamaan yang terkandung dalam sikap sabar. Sabar dapat menghapus dosa-dosa, meningkatkan derajat di sisi Allah SWT, dan mendatangkan pahala yang tidak terhingga. Allah SWT berfirman: اِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ (QS. Az-Zumar: 10), yang artinya: 'Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.' Selain itu, sabar juga menumbuhkan ketenangan jiwa, kekuatan mental, dan kedekatan dengan Allah SWT, serta menjadi kunci keberhasilan di dunia dan akhirat.
Rangkuman: Sabar adalah menahan diri dari keluh kesah, lisan dari ucapan buruk, dan anggota badan dari perbuatan tercela saat menghadapi musibah atau kesulitan. Ia juga berarti konsisten dalam ketaatan dan menjauhi maksiat. Sabar memiliki tiga jenis: sabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menghadapi musibah. Sikap sabar mendatangkan banyak hikmah, seperti penghapusan dosa, peningkatan derajat, dan pahala tanpa batas dari Allah SWT.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sabar | Menahan diri dari keluh kesah, lisan, dan anggota badan saat menghadapi musibah atau dalam ketaatan. |
| Musibah | Segala sesuatu yang menimpa manusia, baik menyenangkan maupun menyedihkan. |
| Ujian | Cobaan dari Allah SWT untuk menguji keimanan dan ketakwaan hamba-Nya. |
| Dalil Naqli | Dasar hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Semester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Cinta Tanah Air dan Moderasi BeragamaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIlmu KalamBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSikap Inovatif dan Etika dalam BerorganisasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIjtihadBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeran Organisasi Islam di IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Cabang iman (keterkaitan antara iman , islam dan ihsanPendidikan Agama Islam Kelas XII SMADampak negatif sikap munafik, kers hati dan keras kepala dalam kehidupan sehari hariPendidikan Agama Islam Kelas XII SMAIman kepada Hari Akhir serta Qada dan QadarPendidikan Agama Islam Kelas XII SMAModerasi BeragamaPendidikan Agama Islam Kelas XII SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian pada Pendidikan Agama Islam SMA, Fase F, elemen Akhlak.
Modul Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas XII SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian ini gratis?
Ya. Modul Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian untuk Pendidikan Agama Islam kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.